Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

TINJAU TANAH LONGSOR

Kamis, 22 Desember 2011 Bencana
WABUB TINJAU LOKASI TANAH LONGSOR

TEMANGGUNG, Wakil Bupati Temanggung Ir. Budiarto, MT  (20/12) meninjau langsung bencana tanah longsor di desa Karangwuni Kecamatan Pringsurat, longsor yang diakibatkan hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Temanggung senin lalu (19/12), mengakibatkan sekurangnya 19 titik tebing di desa Karangwuni mengalami longsor.
     15 rumah di Dusun Gedawung, Desa Karangwuni, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah tertimpa longsoran tebing, tiga diantaranya rusak parah.
     Pemukiman penduduk di Dusun Kedawung Desa Karangwuni memang terletak di perbukitan dengan struktur tanah yang labil sehingga pada saat terkena hujan yang lebat tanah mudah longsor.
     Kepala Desa Karangwuni Ibnu Wibowo mengatakan penduduk sebenarnya sudah waspada terhadap ancaman tanah longsor, oleh karena itu di setiap musim hujan masyarakat selalu aktif melaksanakan kerja bakti membersihkan saluran irigasi.
     Dalam kesempatan itu Wabub Budiarto secara simbolis menyerahkan bantuan perlengkapan Bersih, beras, minyak, kecap, sarden, tikar kepada kepala dusun setepat dengan didampingi Kepala dinsos, kepada BPBD, Kabag Humas, Kabag Kesra, dan Muspika Kecamatan Pringsurat.
     Dalam sela-sela peninjauan Wakil Bupati menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap terjadinya tanah longsor dan meminta kepada masyarakat untuk selalu tabah dengan keadaan yang menimpa karena semua cobaan pasti ada hikmahnya.
     Hujan deras yang mengguyur wilayah Temanggung, itu juga mengakibatkan longsor di sebuah pabrik Pringsurat Temanggung Jawa Tengah, tembok roboh akibat longsor.
     Sedikitnya 50 kendaraan karyawan di Pabrik Kayu Lapis Sekawan Sumber Sejahtera di Desa Rejosari Pringsurat Temanggung, itu rusak tertimpa talud di lahan parkir karyawan, Selasa (20/12).
     Proses pemindahan terhadap kendaraan berjalan lambat, karena tidak adanya bantuan alat berat. Karyawan dibantu aparat TNI dan Polri berusaha mengevakuasi secara manual. (HMS11/Paul).

Berita Terkait