Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

RESEPSI TIGA PERINGATAN MERIAH

Jumat, 30 Desember 2011 Umum
RESEPSI TIGA PERINGATAN MERIAH

TEMANGGUNG, Bertempat di Graha Bhumi Phala Kamis (29/12) dihadiri Muspida, SKPD terkait, Tim Penggerak PKK Kecamatan dan para tamu undangan diadakan resepsi untuk memperingati Hari Ibu ke 83, Hari Kesetiakawanan Sosial ke 63 dan Hari Penyandang Cacat ke 19.
     Peringatan Hari Ibu atau Mother day merupakan manifestasi kasih saying sebagai ungkapan terima kasih atas perjuangan perempuan disegala bidang kehidupan baik politik, ekonomi dan social sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perjuangan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Kesetiakawanan social yang dahulu terbangun guna melaksanakan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, tentunya tidak boleh pudar oleh waktu, dan harus terus dibangun sebagai kekuatan dalam melaksanakan permbangunan dan pemberdayaan masyarakat. Peringatan Hari Internasional penyandang Cacat (HIPENCA) mengandung makna pengakuan akan eksistensi penyandang cacat, sekaligus peneguhan komitmen seluruh bangsa untuk membangun kepedulian bagi perwujudan kemandirian, keselarasan dan kesejahteraan penyandang cacat. Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Temanggung yang dibacakan oleh Wakil Bupati Ir. Budiarto, MT.
     Ditambahkan, bertepatan dengan peringatan hari ibu tanggal 22 Desember 2011 pemerintah Kabupaten Teamnggung menerima penghargaan Parahita Ekapraya Tingkat Pratama dari presiden. Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah atas kiprahnya dalam memacu dan mendorong upaya peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan serta mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender di segala bidang pembangunan maupun perlingungan anak.
     Ketua Panitia Ny. Lies Daryati Hasyim, SPd. Dalam laporanya menyampaikan bahwa dalam memperingati Hari Ibu, HKSN dan HIPENCA tahun 2011 telah menyelenggarakan kegiatan berbagai lomba antara lain lomba memsak bakmi goreng bagi unsur pimpinan dan memakaikan baju bayi untuk para ibu. Hal ini dimaksudkan bahwa kegiatan omba ini untuk sosialisasi dan advokasi peran gender dalam kehidupan berkeluarga, bahwa tugas dalam rumah tangga seperti memasak, mencuci, memandikan bayi bukan semata-ma menjadi dominan perempuan yang melakukan tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara suami dn istri. Dalam kesempatan ini juga diserahkan hadiah kepada para juara pemenang lomba. (Hms11/Paul/pakDhe)

Berita Terkait