Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

ENAM KECAMATAN RAWAN LONGSOR

Selasa, 10 April 2012 Bencana
TEMANGGUNG, Pada musim hujan tahun 2012 ini  enam kecamatan di wilayah Kabupaten Temanggung, rawan longsor. Oleh karena warga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan utamanya pada saat hujan deras.
     Kasi Penanganan Darurat dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung, Eko Suprapto, dikantornya kemarin menjelaskan, Enam kecamatan tersebut, meliputi Kecamatan Tretep, Bejen, Candiroto, Gemawang, Pringsurat, dan Kaloran. Diuatarkan kondisi tanah di enam kecamatan itu labil dan berkontur perbukitan, sehingga masih berpotensi bencana longsor meski intensitas hujan dan angin mulai menurun. Oleh karena itu Potensi ini harus diwaspadai.
     Dia mengungkapkan  beberapa waktu lalu telah terjadi bencana tanah longsor selama dua hari berturut-turut, yakni di Desa Bonjor, Kecamatan Tretep yang menewaskan satu orang. serta di Desa Jlegong, Kecamatan Bejen yang menewaskan tiga orang. Selain itu kewaspadaan juga perlu ditingkatkan, di  Kaloran yang banyak tebing rawan longsor karena tanahnya labil. Juga  di Gemawang seperti di Dusun Lembu Jati yang  ditemukan titik rekahan tanah selebar 25 cm dengan kedalaman sekitar 20 cm. Rekahan lainnya ditemukan di Desa Margolelo, Kecamatan Kandangan hingga membuat tanah ambles sepanjang 260 m dengan jenis longsor rayapan (triping). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
     “Berdasarkan informasi dari BMKG angin dan hujan masih akan terjadi hingga awal Mei mendatang. Karena itu, dihimbau warga yang tinggal di daerah rawan bencana longsor agar selalu waspada dan melakukan langkah antisipasi” pintanya.(Hms12/Edy Laks).

Berita Terkait