Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

POLRES GELAR REKONSTRUKSI PEMBUNUHAN SOPIR RENTAL

Selasa, 01 Mei 2012 Umum
TEMANGGUNG, Polres Temaggung  Sabtu kemarin (28/4) menggelar  Rekonstrusi pembunuhan terhadap dua sopir mobil rental. Rekonstrusi yang dpimpin langsung Kasat Reskrim Polres Temanggung, AKP Agung Setyobudi dilakukan di lima lokasi.
     Rekonstrusi pertama dilakukan di halaman Mapolres Temanggung yang menggambarkan saat para tersangka Bambang Triantoro (27), Suhardi (27), Adriansyah (29) dan Nanik atau Lina (29) berangkat dan mempersiapkan tali sepatu, pisau dan lakban dibeli di Pasar Tasikmalaya. Pada rekonstruksi tersebut Lina yang saat ini masih buron diperankan oleh Brigadir Wahyu Widiastuti, sedangkan korban, yakni sopir mobil rental Mitsubishi Maven bernomor polisi Z 1527 KB diperankan Briptu Anggara dan sopir Suzuki APV bernomor polisi Z 1358 HC diperankan Briptu Rudi. Reka ulang juga dilakukan di kantin Polres Temanggung yang menggambarkan saat mereka makan di sebuah warung makan di Purwokerto.
     Rekonstrusi berikutnya di lokasi pembunuhan di Dusun Pagersari, Desa Ngempon, Kecamatan Tlogomulyo, yakni tersangka Bambang meminta Kohar menghentikan laju kendaraan dan menjerat leher korban dengan tali sepatu yang telah disiapkan. Di mobil Maven yang berada di belakang mobil APV, korban Agus Sahidin dijerat tali sepatu oleh Suhadi dari belakang karena melawan kemudian tersangka Andriansyah menusuk pinggang korban.
     Kemudian mereka melanjutkan perjalanan dan sampai di depan Puskesmas Tlogomulyo mereka berhenti karena korban Kohar masih hidup dan dijerat lagi oleh Bambang serta Suhadi menginjak kepala korban. Sampai di Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, mayat Kohar dipindah ke mobil Moven. Kemudian sampai di Jembatan Semen perbatasan Desa Pakurejo dan Pengilon ke dua mayat dilempar ke sungai dari atas jembatan. Pada rekonstruksi pembuangan mayat, ribuan masyarakat menyaksikan di sekitar Jembatan Semen.
     Kasat Reskrim Polres Temanggung, AKP Agung Setyobudi, mengatakan rekonstrusi dilakukan 41 hingga 45 adegan. Reka ulang ini untuk melihat fakta yang sebenarnya, siapa berbuat apa dan rekonstruksi ini untuk memberikan pemahaman pada penyidik dan jaksa penuntut umum. Berdasarkan hasil rekonstrusi dan pendalaman kami, aktor pembunuhan ini adalah tersangka Bambang. Para tersangka dikenakan Pasal 340 KUHP, lebih subsider Pasal 170 KUHP Ayat 3 Huruf e, dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun. (Hms12/Edy Laks).

Berita Terkait