Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BUPATI TINJAU TANAH LONGSOR

Kamis, 03 Mei 2012 Bencana
TEMANGGUNG,  Akibat bencana tanah longsor yang terjadi Selasa (1/5) ruas jalan raya di Desa Kalimanggis, Kecamatan Kaloran, Temanggung serta jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang tertutup total. Tetapi, hari ini arus lalu lintas kembali normal, setelah material longsoran disingkirkan menggunakan alat berat.
      Meski demikian, para pengguna jalan yang melintasi di jalur tersebut tetap harus ekstra hati-hati. Karena ukuran material mencapai puluhan ton, maka  material  longsoran yang terdiri atas tanah, kerikil dan bebatuan ukuran besar tersebut tak mampu disingkirkan warga, beserta aparat TNI, Polri serta sukarelawan, yang  melakukan kerja bakti.
      "Batu yang menutup jalan tersebut ukurannya besar, sehingga tak bisa disingkirkan, jika hanya mengandalkan tangan manusia. Karena itu, kami meminta bantuan alat berat, untuk memecah batu itu, dan menyingkirkan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Temanggung, Agus Widodo, Rabu (2/5).
      Dalam kesempatan itu hadir juga Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi, Kepala DPU Ir. Pardiyono, MT, Camat Kalora, serta dari Bagian Humas Midjan.
      Dalam kesempatan itu Bupati mengatakan kanan kiri sejumlah ruas jalan di Desa Kalimanggis merupakan tebing-tebing yang curam dengan struktur tahan yang labil sehingga bila musim hujan rawan terjadi tanah longsor.
      “sementara Agus juga menambahkan, berkaitan berkaitan dengan kondisi medan wilayah desa setempat, yang berbukit-bukit. Untuk menghindari kendaaran yang 'kecele', karena tidak bisa melewati ruas jalan tersebut, dipasang tanda peringatan adanya tanah longsor. Tanda dipasang dari arah Sumowono, tepatnya di depan Pasar Sumowono, dan dari arah Temanggung, tanda peringatan dipasang di depan kantor Kecamatan Kaloran.
      "Kami berkoordinasi dengan Kecamatan Sumowono, memasang tanda peringatan itu, sehingga bagi kendaraan yang akan lewat Kalimanggis bisa mengalihkan jalur perjalanan" jelasnya.
      Kejadian longsor dalam waktu hampir bersamaan juga terjadi di Dusun Jurang dan Dusun Lamuk, Desa Kalimanggis. Di Dusun Jurang, longsoran tanah menimpa rumah Wagimin dan Suyamto hingga rusak total, sedangkan di Dusun Lamuk, kondisi serupa juga terjadi pada rumah Maryatun. Kemudian di Dusun/Desa Mijen, Kecamatan Kaloran, longsoran tanah menimpa jalan dusun setempat serta rumah Naryoto, hingga rusak berat.(Hms12/Paul).

Berita Terkait