Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PERMINTAAN LULUSAN SMK CAPAI 5000 ORANG

Sabtu, 05 Mei 2012 Pendidikan
TEMANGGUNG, Permintaan tenaga kerja lulusan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Temanggung, tergolong tinggi mencapai 5.000 orang. Namun  baru terpenuhi 2000 orang sehingga kekurangannya mengambil lulusan SMK dari daerah lain.
     Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo saat  bersilaturahmi dengan para pejabat pemkab di Graha Bhumi Phala beberapa waktu. Diutarakan, tingginya permintaan lulusan SMK mendukung ditetapkannya Jateng sebagai provinsi vokasi.  Khusus Temanggung diminta menyiapkan 5.000 tenaga kerja dari SMK oleh beberapa perusahaan, namun  baru terpenhi 2.000 orang. Sedang kekurangannya 3.000 orang mengambil lulusan SMK luar daerah di Jawa Tengah.
     Menurutnya, sejak 2008 hingga sekarang kondisi sekolah menengah atas sudah 61% SMK dan 39% SMA. Targetnya pada akhir 2013 ingin mencapai posisi perbandingan yaitu 70% SMK dan 30% SMA. Target ini diharapkan bisa tercapai karena dengan banyaknya SMK ini, anak-anak setelah lulus bisa bekerja. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Kunto Nugroho mengatakan permintaan 5.000 tenaga kerja lulusan SMK itu datang dari perusahaan dalam dan luar negeri. Antara lain dari perusahaan di Korea, Jepang, Singapura, dan Malaysia. Setiap tahun pihaknya selalu berusaha mempertemukan SMK dengan pengusaha-pengusaha melalui acara Job Fair. (Hms12/Edy Laks )
 

Berita Terkait