Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

NARKOBA MERUSAK MASA DEPAN

Senin, 14 Mei 2012 Pendidikan
TEMANGGUNG, Mengkonsumsi narkoba tidak ada manfaatnya sama sekali bahkan berdampak buruk bagi kesehatan karena menyerang saraf otak. Akibatnya otak menjadi tumpul, kemampuan berpikir menjadi lemah  sehingga merusak masa depan. Oleh karena itu diharapkan kepada pelajar jangan  sekali-kali mencoba  narkoba karena sekali mencoba pasti ketagihan.
     Demikian dikemukakan AKBP Sumarsono dari Direktorat Reserse narkoba Polda Jawa Tengah, dalam acara  sosialisasi bahaya narkoba  bagi pelajar SMA, SMK dan MA se Kabupaten Temanggung di pendopo pengayoman Kamis (10/5) Acara yang digagas Pemkab Temanggung itu dihadiri Wakil Bupati, pejabat terkait dan para guru BP.
     Dikatakan, kejahatan narkoba merupakan kejahatan internasional yang terorganisir  berupa jaringan sindikat  dan pergerakannya terselubung. Mereka juga menerapkan system sel sehingga tidak mudah dilacak, mobilitas tinggi dan mendapat dukungan dana  yang besar. Disisi lain, system transportasi dan komunuikasi yang digunakan memanfaatkan teknologi canggih sehingga peredarannya cepat.
     Menurutnya masuknya  narkoba ke negara Indonesia merupakan upaya pihak asing bertujuan untuk menghancurkan Negara dengan merusak generasi mudanya. Dengan harapan  dalam kurun waktu 25 tahun yang akan datang  generasi mudanya yang merupakan generasi penerus perjuangan bangsa sudah hancur. Dengan demikian  Bangsa Indonesia mudah dijajah untuk dikuasai Negara asing.
     “Oleh karena itu  para pelajar  harus paham akan bahaya narkoba karena akan merugikan diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Jangan sekali-kali mencoba  karena sekali mencoba pasti ketagihan  agar tidak menyesal dikemudianhari“ tandasnya seraya menambahkan pelanggar narkoba diancam pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama  15 tahun dan pidana denda paling sedikit satu miliar rupiah dan paling banyak sepuluh miliar rupiah. 
     Wakil Bupati Temanggung Budiarto, yang juga sekaligus sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dalam sambutannya mengatakan melalui sosialisasi diharapkan pelajar menjadi paham akan bahaya narkoba. Ditekankan tidak ada satupun pelajar  yang terjerumus  narkoba supaya memiliki masa depan yang gemilang.
     Diutarakan, BNK berupaya keras melakukan pencegahan dengan melaksanakan konsultasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat melalui tokoh agama dan tokoh masyarakat. Selain itu juga menekankan pentingnya  pengawasan orangtua, guru dan masyarakat. Kepada masyarakat juga diminta  hati-hati terhadap modus  peredaran narkoba dan mau melaporkan kepada aparat   untuk diproses hukum.
     Iwan salah seorang pelajar menuturkan, setelah mengikuti sosialisasi menjadi mengerti dan paham akan bahaya narkoba. Selama ini informasi tentang narkoba didapat melalui  seberan informasi baik melalui media cetak maupun elektronik. Dia mengajak kepada seluruh pelajar agar jangan sampai terjerumus  mengkonsumsi narkoba  (Hms12/Edy Laks)

                               

Berita Terkait