Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

WARGA KALIPAN BANGUN DAM IRIGASI

Kamis, 21 Juni 2012 Umum
TEMANGGUNG, Warga  masyarakat dusun Kalipan  Desa Banjarsari  Kecamatan Bejen  saat ini tengah bergotong royong membangun dam jaringan irigasi desa senilai Rp.50 juta bantuan dari pemerintah. Menandai dimulainya pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Budiarto disaksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Sosial  Camat Bejen dan pejabat terkait. Seusai peletakan batu pertama dilanjutkan silaturahmi dengan warga di b alai desa setempat.
     Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan pemerintah  secara bertahap dan berkelanjutan  berupaya memajukan sektor pertanian, salah satu diantaranya dengan memberikan bantuan untuk membangun dam jaringan rigasi. Diharapkan dengan dibangunnya dam yang memadai, kebutuhan air irigasi  untuk   pertanian menjadi lebih lancar. Dengan demikian berbagai tanaman pertanian baik  padi maupun hortikultura bisa tumbuh subur, sehingga produksinya bertambah banyak guna meningkatkan kesejahteraan petani.
     “Bantaun Rp.50 juta ini merupakan ujud kepedulian pemerintah kepada petani. Manfaatkan  bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya agar menghasilkan bangunan yang berkualitas. Dibangunnya dam jaringan irigasi desa maka kebutuhan air untuk mengairi sawah maupun menyiram berbagai komoditas pertanian menjadi lancar“, ujarnya seraya meminta setelah selesai dibangun hendaknya dirawat agar awet dan bermanfaat guna membangkitkan perekonomian masyarakat.
     Kepala Desa Banjarsari Sunari mengatakan,  dam kali timoho pada tahun 2009 hancur diterjang banjir sehingga tidak bisa berfungsi. Selama ini  untuk mengairi sawah,  petani terpaksa mengalirkan air ke saluran irigasi  menggunakan pralon meski debitnya kecil sehingga tidak mencukupi. Oleh karena itu dengan adanya bantuan dari Pemkab Rp.50 juta,  dimanfaatkan untuk membangun kembali dam kali timoho  agar bisa menampung air dalam jumlah banyak guna mengairi sawah 46 hektar.
     “Pembangunan dam dilakukan secara swakelola gotong royong oleh masyarakat. Diharapkan  proses pembangunan bisa cepat selesai dan berkualitas, untuk selanjutnya difungsikan guna mengairi sawah pertanian“ tuturnya.
     Diutarakan selain membangun dam, warga juga menggarap embung  dam peternakan di dusun Banjarsari senilai Rp.60 juta bersumber dari bantuan Pemerintah. Embung tersebut dibangun dengan tujuan  untuk menampung air guna kebutuhan  minum ternak khususnya sapi.  Selain bertani ujarnya,  warga yang tegabung dalam Kelompok Usaha Bersama  Lembu Rahayu juga memelihara sapi. Saat ini populasinya sudah mencapai 38 ekor dari modal awal 23 ekor.(Hms12/Edy Laks)

Berita Terkait