Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

TEMANGGUNG BERDZIKIR

Selasa, 26 Juni 2012 Keagamaan
TEMANGGUNG, Temanggung yang bersih dan sejuk pada hari Minggu, (24/06) di alon-alon semakin ditentramkan dengan sebuah iven akbar “Temanggung berdzikir”, setelah sukses berkali-kali menyelenggarakan Temanggung bershalawat bersama Al Khabib syaikh Abdul Qodir Asegaf.  Acara ini digelar oleh Yayasan Layanan Sosial Pendamping Dzu’afa Parakan bersama para penyelenggara Majlis Ta’lm Ahad Pagi se Kab. Temanggung dan Masjid Agugng Darussalam Temanggung.
       Kegiatan ini dihadiri oleh Ulama Ahli Dzikir Ust. Arifin Ilham dari Jakarta yang tampil memimpin dzikir, didampingi oleh Pembina Yayasan yaitu K.H., Hasyim Affandi yang yang juga sebagai Bupati Temanggung, K.H. Ya’kub Mubarak yang sekarang menjadi Ketua MUI dan Rois Syuriah PC NU dan K.H. Yusuf Tajudin Nur. Lc. MSI yang sekarang menjadi Ketua Tanfidz PC NU Kab. Temanggung dan juga Wakil Bupati Ir. Budiarto, MT.
       Kegiatan ini meruapakan iven akbar yang akan menghadirkan seluruh anggota majlis ta’lim yang berkembang di masyarakat, misalnya  Jamaah Yasinan, Tahlilan, Jamaah Mujahadahan, Jamaah Nariyaahan dll. “kami undang semua lalu akan kami ajak berdzikir dan berdo’a agar Temanggung aman, tentram, semua masyakatnya mencintai kebersihan dan kenyamanan tidak mudah terprovokasi tindakan anarkhis yang berwajah seram” kata Ketua Panitia Zamna Rofiq Zakaria. Majlis ta’lim sebagaimana yang disebutkan itu tentu jumlahnya sangat banyak dimasyakat, lembaga social ini telah menjadi wadah yang sudah mengakar bahkan berurat, karena forum itu sekarang tidak saja menjadi kegiatan religi tapi juga menjadi media bertemunya elemen masyarakat menyelesaikan problem social lingkungannya masing-masing, jadi kalau pemerintah akan menggerakan masyarakat agar peka lingkungan untuk menjaga Remaja dan Pemuda tidak bernarkobar dan malakukan ma’siat, ayolah berdayakan Masjlis ta’lim itu dengan beberapa program, khususnya jajaran kepolisian berbaurlah dengan mereka dilingkungan masing-masing tempat tinggalnya, kalau perlu menjadi penggerak dan para pengurusnya. Kami yakin polisi tidak akan mampu bertindak sendiri mencegah dan menangkal kemaksiatan tanpa bantuan masyarakat, bergabungnya aparat dan masyarakat akan menjadi kekuatan yang dahsyat. 
       Selain kegiatan religi tersebut, kami juga melahirkan rasa syukur atas semua rahmat dan karunia Allah SWT bahwa Temanggung kembali memperoleh penghargaan Adipura yang kedua kalinya setelah beberapa tahun lepas. Kami akan ikut serta memotifasi umat untuk hidup bersih lahir batin dengan aksi massal membuang sampah bersama-sama setelah kegiatan ini selesai, diharapkan setelelah kegiatan ini selesai alon-alon kita terjaga kebersihannya. Kami telah mengkordinasikan kegiatan tersebut dengan DPU, Alhamdulillah gayung bersambut “kami memang sangat mengharapkan partisipasi masyarakat untuk membudayakan hidup bersih, semoga dengan Temanggung Berdzikir ini kita memimiliki budaya hidup bersih lahir batin, syukur setelah kegiatan ini terlaksana dengan baik, kelak bisa diikuti ormas lainnya. Kata H. Pardiono Ka. DPU Temanggung.(Hms12/Paul).

Berita Terkait