Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

100 SISWA TIDAK MAMPU TERIMA BEA SISWA

Selasa, 10 Juli 2012 Pendidikan
TEMANGGUNG, 100 siswa tingkat SLTP dan SLTA dari keluarga tidak mampu namun berprestasi menerima bantuan bea siswa dari Asosiasi  Petani Tembakau Indonesia ( APTI ) Jawa Tengah  Senin kemarin  (9/7) di Pendopo pengayoman . Penyerahan sertifikat beasiswa diserahkan secara simbolis oleh Bupati Hasyim Afandi kepada perwakilan penerima  disaksikan segenap pengurus APTI dan pejabat terkait.
    Bupati Hasyim Afandi dalam sambutannya mengatakan, Pemkab memberikan apresiasai yang tinggi kepada APTI Jateng yang peduli guna membantu beasiswa bagi 100 siswa tidak mampu. Hal itu dinilai sangat bermanfaat untuk menunjang biaya pendidikan, sehingga dapat menyelesaikan proses belajar di sekolah. Diutarakan, angka partisipasi pendidikan tingkat SD hampir mencapai 100 persen. Namun untuk tingkat SLTP dan SLTA jumlahnya lebih kecil yang disebabakan diantaranya karena keterbatasan biaya sehingga tidak semua lulusan SD maupun SLTP melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi.
    ”Oleh karena itu dengan diserahkannya beasiswa  seperti yang diprakarsai APTI Jateng  sangat besar manfaatnya bagi siswa penerima  dari keluarga tidak mampu  sehingga bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi“ tandasnya.
    Ketua APTI Jateng Nurtantio Wisnu Broto menjelaskan, 100 siswa  penerima bea siswa  merupakan siswa pilihan hasil seleksi yang dilakukan secara ketat dan berjenjang. Setiap siswa rata-rata menerima beasiswa Rp.9 juta untuk jangka waktu 1 tahun. Kreteria siswa yang lolos  yakni berasal dari keluarga buruh tani tidak mampu, namun memiliki prestasi di sekolah.100 siswa tersebut saat ini  tengah menempuh pendidikan tersebar di sejumlah SMP/MTs  dan SMA/SMK. Diungkapkan, pada awal penjaringan calon siswa  penerima jumlahnya mencapai 520  orang. Dari jumlah tersebut kemudian diseleksi  menjadi  369 orang yang akhirnya bedasarkan validasi data terpilih 100 siswa.
    “Bantuan beasiswa ini merupakan ujud kepedulian APTI Jateng  dalam program bakti pendidikan bekerjasam dengan Djarum Fundation. Hal ni bertujuan untuk membantu biaya pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga buruh tani tidak mampu“ ujarnya, seraya menambahkan  program pemberian beasiswa kali ini merupakan yang kedua, yang pertama diberikan tahun lalu juga untuk 100 siswa.
    Salah satu siswa penerima  Ahmad Farozi  yang saat  ini bersekolah di SMA Candiroto menuturkan, dengan diterimanya beasiswa sangat membantu untuk biaya meneruskan sekolah. Dia berharap  program  APTI Jateng bisa ditiru pihak-pihak lain  sehingga memungkinkan lebih banyak siswa tidak mampu memeroleh beasiswa untuk biaya pendidikan.(Hms12/ Edy Laks).  

Berita Terkait