Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BAPPEDA Selenggarakan Konsultasi Publik RPJMD

Kamis, 04 Oktober 2018 Pemerintahan

    TEMANGGUNG, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Temanggung menyelenggarakan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) di Pendopo Pengayoman  Kamis (5/10). Konsultasi publik RPJMD  bertujuan menyajikan  gambaran umum kondisi daerah kebijakan nasional dan lingkungan strategis sebagai  bahan perumusan permasalahan dan isu strategis daerah  dalam  5 tahun kedepan.
         Konsultasi publik  dibuka secara resmi oleh Bupati M. Al Khadziq disaksikan para pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah  dan diikuti  para anggota DPRD, pimpinan  OPD dan unsur terkait .
         Bupati dalam sambutan mengatakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Temanggung  5 tahun kedepan  disusun  dalam rangka untuk mengimplementasikan visi misi Tentrem Marem dan Gandem. Tentrem  yakni terwujudnya kehidupan masyarakat yang aman, damai, rukun, penuh kegotongroyongan, hidup berdampingan tanpa memandang perbedaan suku, agama , ras , golongan dan status sosial serta  saling  menghormati antar masyarkat. Marem yaitu terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat secara lahir dan batin, adil dan merata. Sedang Gandem yakni masyarakat memiliki kemampuan berpikir, baraktualisasi, inovatif dan kreatif, mandiri serta berprestasi sehingga menjadi masyarakat yang hebat.
        “Salah satu  program yang menjadi prioritas yakni  pengentasan kemiskinan  masyarakat  dengan ditopang oleh penguatan basis  ekonomi yang tepat sasaran dan berdaya guna”  ujarnya.
        Kepala BAPPEDA Bambang Dewantoro mengatakan RPJMD Kabupaten Temanggung tahun 2018 – 2023  disusun  guna melaksanakan  3 misi utama  yakni mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter dan berdaya. Misi kedua  mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas. Sedang misi ketiga  yakni mewujudkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang berbasis potensi unggulan daerah yang berkelanjutan.
        “Untuk menyatukan langkah, gerak, arah, semangat dan dinamika para pemangku kepentingan maka ditetapkan sebuah tekad pembangunan yang dituangkan  dalam sebuah  identitas atau branding Temanggung Bumi Budaya “  jelasnya  (Hms18/ Edy Laks)

 

Berita Terkait