Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

MENJADI MANUSIA BERKUALITAS DENGAN BERPUASA

Sabtu, 28 Juli 2012 Keagamaan
TEMANGGUNG, Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi meminta, dalam bulan puasa ini agar kita tetap menjalankan aktifitas sehari-hari dengan semangat. Puasa harus dijadikan semangat untuk tetap bekerja seperti biasanya agar dapat mencapai kualitas hidup. Khususnya bulan puasa saat ini yang dibarengi dengan musim panen tembakau, agar benar-benar menjadi bulan yang penuh berkah dan mendapatkan rejeki yang bermanfaat.
     “Kita harus sukses dalam banyak hal, yaitu sukses puasa dan sukses bekerja. Kedua-duanya harus dilakukan dengan baik sehingga kita mendapat berkah dari Allah,” Ungkapnya.
     Demikian dikatakan Bupati hasyim Afandi saat memberikan sambutan dalam rangka Tarawih dan Silaturakhim yang berlangsung di masjid Desa Gandu, Kecamatan Tembarak, (27/7) kemaren. Hadir dalam kesempatan itu segenap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Wakil Bupati Temanggung, Sekretaris Daerah serta para pimpinan SKPD.
     Dalam kesempatan itu pula Bupati mengajak kepada warga agar terus berupaya dan bekerja keras dengan cara mencari terobosan dan terus mencari kemajuan. Untuk itu diperlukan kemauan untuk berfikir dari kondisi yang ada dengan mengamati situasi yang berkembang dan mencari terobosan guna mencapai hasil yang maksimal. Menghadapi  musim panen tembakau saat ini, Bupati berharap agar para petani mendapatkan rejeki dari hasil panenan yang berkualitas baik.
     Selain itu,Bupati Hasyim juga berpesan, agar petani mampu amemanfaatkan hasil panen tembakau dengan sebaik-baiknya. Petani harus sudah mulai belajar untuk mengelola masalah pertembakauan ini dengan sebaik-baiknya. Apalagi menghadapi hari lebaran yang akan datang agar tidak konsumtif.
     Sementara itu, dalam ceramahnya KH. Yakub Mubaroq menerangkan, pekerjaan yang baik itu apabila disertai dengan niat untuk beribadah. Dalam niat itu, selain mencari rejeki juga harus ada niat untuk memberikan zakat. Sebab, sebagian dari harta kita sesungguhnya juga menjadi milik kaum miskin. Pekerjaan yang disertai dengan niat untuk berzakat akan mendapatkan berkah dan akan ditambah oleh Allah.
     Dalam bulan ramadhan ini, sambung ulama asal Parakan ini, harus dapat menjadi pelajaran yang dapat mengubah kita menjadi manusia yang berkualitas. Ia menggambarkan, seperti ulat yang tadinya buruk rupa bisa menjadi kupu-kupu yang indah dan menawan. Jika puasa ini dapat kita laksanakan dengan baik maka akan mengubah kita menjadi manusia yang berkualitas. (Hms12/Arbai).

Berita Terkait