Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

KESETRUM LISTRIK, PEKERJA BANGUNAN TEWAS

Kamis, 02 Agustus 2012 Bencana
TEMANGGUNG, Setyawan alias Kenthus (24) warga Dusun Munding Lor, Desa Kundisari, Kecamatan Kedu, Seorang pekerja bangunan  tewas kesetrum listrik. Peristiwa naas tersebut  terjadi Selasa petang kemarin (31/7) saat membuat rangka bangunan atap di sebuah proyek renovasi rumah di Desa Bulu, Kecamatan Bulu.
    Selain korban, dua orang pekerja lainnya Basuki dan Anto, warga Desa Gedongsari, Jumo kondisinya kritis  di beberapa bagian tubuhnya mengalami luka-luka. Mereka kini menjalani perawatan di sebuah rumah sakit.
    Menurut keterangan sejumlah saksi mata  mengatakan,  kejadian bermula sekitar pukul 16.30 WIB, empat orang pekerja tengah menyusun kerangka atap dari bahan besi baja. Kerangka inti telah terpasang dan dilanjutkan pemasangan kerangka besi kecil untuk usuk.Saat satu persatu usuk terpasang pada bagian ujung atap, katanya, dilanjutkan pemasangan pada bagian tepi. Secara tidak sengaja, salah seorang pekerja yang tengah membawa batang besi usuk menyenggol kabel saluran listrik utama.
    Tiga pekerja terpental jatuh setelah tersengat listrik, sementara satu orang berhasil selamat dari sengatan listrik. Dua orang yang terlempar mengalami luka bakar pada sebagian besar tubuhnya. Beruntung, posisi jatuh keduanya pada tempat yang tidak terlalu berbahaya sehingga tidak menyebabkan luka serius. Hanya posisi Setyawan yang jatuhnya didahului bagian kepala sebelah kiri di lantai tembok yang menyebabkan luka serius. Ia  mengalami luka bakar pada bagian paha, kaki, tangan dan badan.
    Kapolsek Bulu, AKP Roeslam mengatakan, setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut, pihaknya menurunkan anggota untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Korban  luka langsung dilarikan ke rumah sakit Ngesti Waluyo Parakan guna menjalani perawatan. Sedang korban meninggal dilakukan otopsi di RSUD Djojonegoro Temanggung, sedangkan yang luka-luka dibawa ke RSK.(Hms12/ Edy Laks).

Berita Terkait