Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PETANI TERANCAM MERUGI, RATUSAN RIBU SENGON DISERANG KARAT TUMOR

Sabtu, 01 Desember 2012 Pertanian dan Perkebunan
PETANI TERANCAM MERUGI, RATUSAN RIBU SENGON DISERANG KARAT TUMOR

TEMANGGUNG, Ratusan ribu pohon sengon di 9 kecamatan wilayah Kabupaten Temanggung diserang  penyakit karat tumor. Penyakit yang disebabkan jamur itu hingga kini belum diketahui obatnya, sehingga yang bisa dilakukan petani hanya mencegah agar tak menular ke pohon lainnya, atau mengantisipasi sejak awal supaya tanamannya tak berpeluang diserang penyakit tersebut.Akibat serangan  hama itu, petani terancam merugi hingga jutaan rupiah.
     Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan, Ir. Ronny Nurhastuti, di kantornya, baru-baru ini  mengatakan, dari seluruh lahan tanaman sengon di wilayah Kabupaten Temanggung seluas 6.138,90 hektare, yang diserang penyakit karat tumor tercatat seluas 271,675 hektare. Lahan tersebut terdapat di 47 desa yang merupakan wilayah 9 kecamatan. Dari 12 kecamatan yang selama ini menjadi penghasil sengon, hanya di 2 kecamatan yang  tidak terserang karat tumor, yakni Kecamatan Tretep dan Kledung..
     Adapun kecamatan yang sengonnya terserang karat tumor ialah, Kecamatan Wonoboyo pada 12 desa, Parakan (3 desa), Selopampang (4 desa), Kranggan (3 desa), Kaloran (9 desa), Kadangan (6 desa), Jumo (4 desa), Kedu (2 desa) dan Pringsurat (14 desa).
     Untuk setiap hektare, sengon yang ditanam pada lahan desa-desa tersebut, jumlahnya sekitar 500 pohon (setelah dilakukan penjarangan). Dengan demikian, apabila luas lahan tanaman sengon yang terserang itu 271,675 hektare, maka jumlah pohon sengon yang diserang tumor karat atau sering pula disebut tumor puru tersebut, kurang lebih sebanyak 135.800 batang.Dikatakan, sengon yang terserang karat tumor tersebut, batangnya terlihat bengkak-bengkak atau benjol seperti tumor, sehingga kayunya rusak dan tak bisa dimanfaatkan lagi.
     Untuk sementara ini, guna menghindari penyakit itu menular ke tanaman lainnya, para petani menebang pohon yang terserang karat tumor. Kemudian, mengubur batangnya di dalam tanah, supaya spora jamur yang menyebabkan penyakit itu tidak menyebar ke pohon lainnya. Kalau batang itu dibakar ujarnya , dikhawatirkan spora jamurnya masih bisa terbang dibawa angin bersamaan proses pembakaran tersebut.
     Di samping cara tersebut, ada pula petani yang mencoba mengecat batang yang terserang penyakit itu dengan bahan kapur putih dan belerang, namun belum diketahui hasilnya. Sedangkan penelitian secara ilmiah guna menangani penyakit ini sedang dilakukan oleh Fakultas Pertanian UGM bekerjasama dengan salah satu pabrik kayu lapis di Kabupaten Temanggung.
     Sementara itu, untuk mencegah serangan tumor karat itu, antara lain bisa dilakukan dengan memilih bibit unggul, mengatur jarak tanam, divesifikasi tanaman dengan tanaman lain, dan mengarahkan tanaman ke arah lereng timur agar mendapat banyak pancaran matahari.(Hms09/Edy Laks)

Berita Terkait