Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

MENJADI FASILITATOR BAGI MASYARAKAT

Senin, 17 September 2012 Keagamaan
TEMANGGUNG, Launching Pondok Pesantren Nida Al-Quran yang berbasis Tachfidhul Quran dan berorientasi Agribisnis yang bernaung dibawah yayasan LSPD yang terletak di Desa Tegalsari Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung, telah dilaksanakan, Minggu, 16 September 2012, kemarin.
     Hadir dalam acara tersebut Pengasuh Pondok Pesantren KH. Hasyim Afandi yang juga Bupati Temanggung, KH. Yaqub Mubarok, KH. Tajuddin, Wakil Bupati Temanggung, Ir. Budiarto, MT, Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung, Drs. Bambang Arochman, MM, KH. Fuad Afandi Pengasuh PP. Ciweday Bandung dan SKPD.
     Ketua Panitia Tri Apriyanto dalam kesempatan itu mengatakan, berdirinya PonPes ini adalah  berkat bantuan dari para donator yang telah menyisihkan sebagian hartanya dalam membantu mewujudkan sebuah pondok pesantren yang berbasis Salafy dengan menghafal, memahami dan mendalami Al-Quran dan juga dibekali dengan lifeskill (kecakapan hidup) dalam bidang pertanian peternakan dan perikanan (Agribisnis).
     Selain itu kegiatan ini juga diselenggarakan halalbihalal sebagai salah satu bentuk syukur dengan mengundang semua lapisan masyarakat untuk bersilaturohim mempererat ukhuwwah Islamiyah dan juga untuk mensosialisasikan, memperkenalkan kepada masyarakat luas dan juga melaporkan hasil jerih payah, amal dan doa yang telah diberikan untuk pondok pesantren ini.
     Bupati Temanggung dalam kesempatan itu mengatakan Pondok Pesantren ini akan menampung 48 anak didik SD/MI dengan bimbingan kurang lebih 4 tahun yang insyaalloh lulus bisa menghafal Al Quran, namun saat ini baru 22 anak didik yang mendaftar. Bupati menjelaskan semua santri akan menempati asrama yang telah disediakan di sebelah barat masjid, selain mendalami ilmu islam santri juga akan didik dalam Agrobisnis dalam hal ini pihak pesantren akan menyediakan sawah kurang lebih 3000 m2 untuk praktek.
     “selain itu setiap santri akan memelihara sapi selama dalam pondok tersebut, tutur Bupati Temanggung, diharapkan kelak nanti alumni tidak hanya sebagai bembimbing moral bagi masyarakat tapi alumni juga bisa menjadi fasilitator dibidang peternakan dan pertanian bagi masyarakat.
          Pada kesempatan ini juga dilakukan dialog dengan KH. Fuad Afandi, dalam dialognya menyampaikan bahwa sebagai urat nadi perekonomian nasional ini adalah petani. Dan juga menyampaikan bahwa dia sangat tertarik sekali dengan dunia pertanian karena sangat prospektif.
     Setelah acara tersebut juga dilaksanaan penyuluhan bagi para santri oleh Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Temanggung.(Hms12/Paul)

Berita Terkait