Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

HUTAN SUMBING–SINDORO TERBAKAR RUGI 715 JUTA

Jumat, 21 September 2012 Bencana
TEMANGGUNG, Akibat kebakaran hutan lindung di kawasan Gunung Sindoro dan Sumbing wilayah Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Temanggung dalam dua bulan terakhir mencapai 258,7 hektare,  Perhutani mengalami kerugian sekitar Rp715 juta.
    Asisten Perhutani BKPH Temanggung, Juni Junaidi di kantornya  Rabu kemarin mengatakan kebakaran hutan terjadi di tiga resor pemangku hutan (RPH), yakni Kwadungan, Jumprit, dan Kemloko.Dari 18 kasus kebakaran pada musim kemarau ini, kejadian pertama pertama terjadi di RPH Kwadungan pada 20 Agustus 2012 dengan luas lahan yang terbakar 15 hektare.
    Diungkapkan, di RPH Kwadungan terjadi tujuh kasus kebakaran dengan luasan 165,7 hektare, Kemloko satu kejadian kebakaran luas 1,5 hektare, dan RPH Jumprit terjadi 10 kasus kebakaran dengan luas 91,5 hektare.
        Sedang jenis tanaman yang terbakar, antara lain rimba alam, rimba campur, pinus, padang rumput, dan puspa.
        Kebakaran cukup besar terjadi pada Sabtu (15/9) hingga Senin (17/9) terjadi di petak 7, 9, dan 10 RPH Kwadungan dengan luas lahan terbakar mencapai 150 hektare.
    “kebakaran di petak 7 berawal dari dua orang tidak dikenal berkendaraan membakar rumput kemudian ketahuan warga dan mereka berusaha mematikan api tetapi api terus membesar dan mereka kabur.Kepolisian Resor (Polres) Temanggung, akan menindaklanjuti kasus kebakaran hutan yang menyebabkan 150 hektar hutan lindung di Gunung Sindoro hangus” Tandasnya.(Hms12/ Edy Laks )

Berita Terkait