Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

NAMA BUPATI TEMANGGUNG DICATUT UNTUK MENIPU

Kamis, 21 Maret 2013 Umum
TEMANGGUNG, Bupati Temanggung Hasyim Afandi dicatut namanya oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menipu dengan iming-iming hadiah  berupa TV berwarna 30 inci dan uang tunai Rp.10 juta.
     Kepala Bagian Humas Setda kab Temanggung Drs. Witarso Saptono Putro, MM  dikantornya Rabu  (20/3) menjelaskan , modus  penipuan  dilakukan dengan cara menelpon  sasaran korban yang memiliki  telpon kabel. Si penelpon mengatasnamakan dari PT Telkom dan Pemkab Temanggung. Si penelpon   bagi yang  aktif membayar  abonemen  rekening telpon berhak mendapatkan hadiah  berupa TV berwarna 30 inci dan uang tunai Rp.10 juta. Untuk mendapatkan hadiah tersebut  diminta  menghubungi ke nomor telpon 08980596843 dan 08985982630 atas nama  Indra setiawan bendahara Bupati Temanggung. Sedang hadiah akan diserahkan  langsung oleh Bupati secara door to door.
     Modus berikutnya, setelah  korban  menghubungi ke nomor tersebut  dipandu  untuk menyebutkan identitas dan nomor rekening tabungan bank. Sedang hadiah dijanjikan secepatnya akan segera diserahkan oleh bupati. Korban yang percaya kemudian menuruti  panduan yang diberikan. Celakanya setelah  dicek  di bank, saldo tabungan yang dimiliki sudah terkuras habis hilang, sedang hadiah tak kunjung diterima.
     “Setidaknya sudah ada 3 orang yang meminta konfirmasi kepada Bupati untuk meminta kejelasan tentang program pemberian hadiah tersebut. Bahkan     salah satu korban Sri warga Parakan mengaku  saldo tabungan di bank sebesar Rp.7 juta  telah  terkuras hilang“  tandasnya.
     Ia menegaskan, Pemkab Temanggung  tidak menyelenggarakan program  pemberian hadiah TV berwarna 30 inci dan uang tunai Rp. 10 juta bagi pelanggan telpon yang aktif membayar abonemen. Oleh karena itu   bagi  warga masyarakat  yang menerima telpon tersebut  supaya tidak mempercayai  dan tidak menuruti panduan kehendak si penelpon  agar tidak mengalami kerugian materi.  Selain itu diminta untuk melapor ke aparat kepolisian supaya ditindaklanjuti, sesuai  hukum yang berlaku  supaya aksi penipuan tersebut tidak merebak.(Hms13/Edy laks)   

Berita Terkait