Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PETANI TLOGOPUCANG KEMBANGKAN KLENGKENG ITOH

Kamis, 21 Maret 2013 Umum
TEMANGGUNG, Petani Desa Tlogopucang  Kecamatan Kandangan saat ini tengah mengembangkan tanaman buah klengkeng jenis itoh. Program tersebut dilaksanakan bekerjasama dengan yayasan Obor Tani Semarang yang bertujuan untuk mensejahterakan petani.
     Pimpinan Kebun klengkeng itoh Tlogopucang  Setyocahyo  saat ditemui disela-sela merawat tanamannya Rabu (20/3) menjelaskan, program pengembangan  tanaman  buah klengkeng jenis itoh dilaksanakan mulai bulan Maret tahun 2012 yang lalu. Jumlah  pohon yang ditanam sebanyak 2.650 batang  dilahan seluas 15 hektar milik 68 orang petani. Lahan pengembangan berada disekitar  embung yang setahun lalu dibangun oleh Bank Jateng. Saat ini embung sudah berfungsi untuk menampung air hujan  dan ketka musim kemarau dimanfaatkan untuk menyiramai tanaman.
     Diutarakan program pengembangan klengkeng itoh dilaksanakan  bekerjasama dengan yayasan Obor Tani Semarang melalaui program  Sentra Pemberdayaan Tani (SPT). Jumlah petani yang mengikuti program tersebut sebanyak 68 orang. Mereka  selain menyiapkan lahan juga dibimbing  tentang tatacara  menanam dan merawat tanaman klengkeng jenis itoh.  Sarana dan prasarana mulai dari penyediaan bibit, pupuk dan obat-obatan disedaiakan oleh Obor tani. Sedang petani tinggal menanam  dan merawat tanaman sampai saatnya nanti berbuah.
     “Penanaman perdana  dilakukan pada bulan Maret 2012 lalu,   saat ini umur tanaman 1 tahun dan diperkirakan setelah 3,5 sudah mulai berbuah. Secara umum tanaman bisa tumbuh subur dan untuk kebutuhan penyiraman pada musim kemarau memanfaatkan air embung“ terangnya sembari menambahkan  sambil menunggu klengkeng berbuah, petani masih bisa menanam lombok dan kacang sehingga masih mendapatkan penghasilan.
     Menurutnya, yayasan Obor Tani  akan terus melakukan  pendampingan  sampai petani nanti benar-benar bisa berdaya dan mandiri. Pendampinga diberikan tidak hanya pada saat masa penanaman dan pemeliharaan, namun juga setelah tanaman berbuah  petani dibimbing pengolahan pasca panen. Hal itu bertujuan agar  petani  dapat memenej  buah klengkeng dengan baik supaya bisa dipasarkan ke sejumlah swalayan bahkan bisa diekspor ke luar negeri.
     Bupati Hasyim Afandi saat melakukan peninjauan  beberapa waktu lalu mengatakan  petani era sekarang sudah waktunya  berfikir dan bekerja secara produktif  selaras dengan perkembangan teknologi pertanian. Dengan adanya embung maka tersedia air yang cukup dan menjadikan tanah disekitarnya menjadi tanah emas. Oleh karena itu komoditas yang ditanam mesti  jenis tanaman emas yang prospek pasarnya cerah dan bernilai ekonomi tinggi seperti klengkeng itoh. Bupati optimis kelak Tlogopucang  akan menjadi sentra produsen klengkeng itoh guna meningkatkan kesejahteraan petani.(Hms13/Edy Laks)

Berita Terkait