Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

17 WARGA MISKIN TERIMA BANTUAN REHAB RUMAH

Selasa, 09 April 2013 Sosial
TEMANGGUNG,  Bupati Hasyim Afandi meminta, agar program PNPM selaian untuk pembangunan fisik, tetapi juga digeser dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi warga miskin yang bentuknya dapat berupa kegiatan pertanian, peternakan dan kegiatan ekonomi produktif lainnya. Dengan demikian warga masyarakat yang tergolong miskin bisa terangkat kesejahteraannya.
     Hal itu dikemukakan Bupati ketika memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan  rehab rumah  warga kurang mampu, bansos bencana alam dan bantuan modal usaha yang besumber dari anggaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM)  di Balai Desa Rejosari Kecamatan Pringsurat Sabtu kemarin (6/4). Hadir dalam acara tesebut Wakil upai Budiarto, Kepala Bapermades, Camat Pringsurat bersama muspika dan pejabat terkait. Jumlah warga  miskin yang menerima  bantuan 17 orang  masing-masing  menerima lima juta rupiah.
     Menurut Hasyim, pemanfaatan anggaran PNPM untuk pembangunan sarana dan prasarana fisik seperti rehab rumah tidak layak huni juga penting. Namun pemberdayaan ekonomi kerakyatan juga tidak kalah pentingnya untuk mendapatkan prioritas anggaran. Hal ini perlu dilakukan mengingat warga miskin di Temanggung masih tergolong tinggi sehingga memerlukan sentuhan anggaran untuk mengentaskan mereka dari kemiskinan.
     “Warga miskin  yang rumahnya belum layak huni memang perlu mendapat anggaran untuk  merehab rumah supaya lebih sehat dan layakuntuk tempat tinggal. Namun demikian disisi lain perlu diarahkan untuk pemberdayaan ekonomi melalui berbagai usaha ekonomi produktif seperti peternakan, jasa dan industri. Dengan demikian mereka memiliki peluang usaha untuk meningkatkan kesejahteraannya sehingga bisa terlepas dari belenggu kemiskinan” ujarnya.
     Koordinator PNPM Pringsurat Juwita  mengatakan, jumlah  penerima  bantuan  rehab rumah tidak layak huni  sebanyak  17 orang yang tersebar  di 14 desa se kecamatan Pringsurat masing-masing menerima lima juta rupiah. Selain itu menyerahakan bantuan sosial bencana alam enam juta rupiah  dan bantuan modal usaha  untuk 17 penerima tersebar di 14 desa masing-masing menerima satu juta rupiah. (Hms13/Edy Laks )

Berita Terkait