Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

KPU GELAR DEBAT CALON BUPATI

Sabtu, 11 Mei 2013 Umum
TEMANGGUNG, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Temanggung menyelenggarakan debat  pasangan calon bupati dan wakil bupati Temanggung dalam Pimilukada  26 Mei 2013. Acara tersebut berlangsung di Graha Bhumi Phala dihadiri Bupati, FKPD, Pimpinan DPRD dan diikuti 5 pasangan calon bupati dan wakil bupati  beserta para pendukungnya dan tamu undangan terkait.Bertindak selaku panelis  Fitriyah, Anto Mendut dan Ari Sujito. Debat merngangkat tema  masalah pendidikan, kesehatan  dan reformasi birokrasi .
     Pasangan nomor urut 1 Budiarto-Dedi Hariyadi yang diusung oleh koalisi lima Partai yakni Golkar, PPP, Hanura, Demokrat dan PKNU  mengatakan masalah pendidikan akan terus ditingkatkan  dengan membangun  sekolah-sekolah kejuruan agar siswa memiliki ketrampilan bila sudah lulus untuk bekal kerja. Bidang kesehatan , memprogramkan layanan gratis  di puskesmas  maupun rumah sakit  di kelas III yang dilaksanakan 14 hari setelah dilantik menjadi bupati. Untuk  reformasi birokrasi akan terus dimantapkan agar birokrasi berjalan optimal  dan tidak korupsi. Pasangan nomor urut 2 Fuad Hidayat-Andoyo yang diusung PKB mengungkapkan masalah pendidikan mesti terus didorong agar bertambah maju dengan memberikan alokasi anggaran yang cukup. Demikian halnya masalah kesehatan juga diupayakan peningkatan pelayanan  dengan memberdayakan  saran prasarana yang ada. Untuk reformasi birokrasi akan didorong supaya birokrasi bergerak  lebih  cepat sebagai pelayan masyarakat.
     Pasangan nomor urut 3 Bambang Sukarno-Irawan yang diusung oleh PDIP mengutarakan masalah pendidikan mesti  terus  ditingkatkan  dengan memprogramkan kartu Temanggung pintar sehingga seluruh anak usia sekolah bisa  mendapatkan pendidikan yang cukup. Untuk bidang kesehatan meluncurkan kartu Ttemanggung sehat  guna melayani seluruh warga secara gratis. Untuk  reformasi birokrasi diupayakan terus  optimalisasi layanan dan berpegang teguh pada aturan  serta tidak korupsi. Pasangan urut 4   Hadi Kuswanto dan Tri Murdoko  Sungkono  dari jalur independen mengatakan , masalah pendidikan harus lebih dioptimalkan dengan memberikan kesejahteraan yang cukup utamanya kepada guru honorer . Untuk bidang kesehatan  seluruh warga  utamanya warga miskin mesti  dilayani  secara cepat dan tepat baik di Puskesmas maupun rumah sakit . Sedang  roda birokrasi menerapkan prinsip the raigh man the raigh job  sehingga  efektif dan efisien  guna memberikan pelayanan prima. pasangan urut 5 yang diusung PAN Anif Punto Utomo-Budidoyo mengungkapkan  masalah pendidikan terus diberdayakan  dengan membuka sekolah-sekolah alternatif agar semua anak usia sekolah bisa memperoleh pendidikan yang memadai . Untuk birokrasi dioptimalkan  sesuai ketentuan  supaya  solid dan  berjalan mantab.(Hms13/Edy Laks)

Berita Terkait