Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Selamatkan Genarasi Muda Dari Pengaruh Narkoba

Rabu, 25 April 2018 Kesehatan

TEMANGGUNG, Pemerintah Kabupaten Temanggung manaruh perhatian serius terhadap penyalah gunaan narkotika dan obat terlarang yang  berkembang di masyarakat. Oleh karena itu melalui Badan Narkotika Kabupaten berupaya keras agar  permasalahan narkoba bisa diatasi secara  optimal dan berkelanjutan.
     Demikian dikemukakan Penjabat sementara Bupati Sudaryanto dalam acara  rapat kerja penanggulangan penyalahgunaaan narkoba yang diselenggarakan badan Nasional Narkotika Kabupaten Temanggung (BNNK) di Hotel Aliyana Temanggung Selasa (24/4). Dikatakan, kejahatan narkoba merupakan kejahatan internasional yang terorganisir     berupa jaringan sindikat  dan pergerakannya terselubung. Meraka juga menerapkan system sel sehingga tidak mudah dilacak, mobilitas tinggi dan mendapat dukungan dana  yang besar. Disisi lain, sistem  transportasi dan komunuikasi  yang digunakan memanfaatkan teknologi canggih sehingga peredarannya cepat.
     Menurutnya masuknya narkoba ke negara Indonesia merupakan upaya pihak asing bertujuan untuk mengancurkan Negara dengan merusak generasi mudanya. Dengan harapan dalam kurun waktu 25 tahun yang akan datang  generasi mudanya yang merupakan generasi penerus perjuangan bangsa sudah hancur. Dengan demikian  Bangsa Indonesia mudah dijajah untuk dikuasai Negara asing.
     “Permasalahan narkoba mengundang keprihatinan bersama untuk diilakukan langkah konkret agar tidak semakin meluas. Oleh karena itu Pemkab Temanggung berupaya keras melakukan pencegahan” ujarnya.
     Dikemukakan upaya pencegahan yang dilakukan melalui peningkatan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa  dikalangan generasi muda. Melakukan konsultasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat melalui tokoh agama dan tokoh masyarakat. Selain itu juga menekankan pentingnya  pengawasan orangtua, guru dan masyarakat. Kepada masyarakat juga diminta hati-hati terhadap modus peredaran narkoba dan mau melaporkan kepada aparat   untuk diproses hukum.
     Ketua BNN Kabupaten Temanggung Renny Puspita mengatakan, kasus Penyalahgunaan Narkoba terus meningkat di Kabupaten Temanggung, bahkan sasaran sudah merambah sampai kedesa-desa. Temanggung tidak lagi menjadi sub penyalur namun telah menjadi penyalur barang-barang haram itu dengan konsumen terbesar kalangan generasi muda. Oleh karena itu untyuk menanggulangi perlu kerjasama semua pihak baik pemerintah maupun swasta termasuk salah satu diantaranya  membentuk petugas penggiat anti Narkoba. Dengan demikian penanganan masalah penyalahgunaan narkoba  bisa dilakukan secara efektif dan efisien  serta tepat sasaran.
     Dikatakan tujuan utama pembentukan penggiat anti Narkoba adalah untuk meberitahukan secara aktif kepada masyarakat utamanya generasi muda tentang narkoba serta bahaya dari penggunaan narkoba. Dengan demikian bisa berkontribusi aktif  untuk mencegah penggunaan serta memberikan dorongan, dukungan  kepada pengguna dan pengedar untuk mengakhiri hubungan dengan barang haram tersebut.
     Renny Puspita menambahkan, sesuai ketentuan pidana  pasal 111 s/d 147 ini telah disebutkan barang siapa yang secara sengaja melawan hukum seperti memproduksi, menanam, menggunakan, menyalurkan atau menyerahkan narkotika akan dikenakan ketentuan pidana yang berlaku dalam UU No. 35 tahun 2009 dengan minimal wajib menjalani rehabilitasi dan maksimal pidana seumur hidup atau pidana mati.( Hms18/  Edy Laks )

 

 

Berita Terkait