Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PENEMUAN SEJUMLAH BENDA BUDAYA

Kamis, 30 Mei 2013 Umum
Temanggung, Badan Arkeologi Yogyakarta (Balar) menemukan sejumlah benda budaya penting seperti jalan trasahan, arang, pecahan keramik dan gerabah pada ekskavasi yang dilakukan di situs Liyangan. Benda -benda itu akan dibawa ke Balar untuk diteliti lebih lanjut dan diketahui asal muasal serta fungsinya.
     Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Didik Nuryanto Rabu (29/5) mengatakan Balar melakukan ekskavasi mulai 21 Mei dan berakhir 1 Juni 2013 di situs Liyangan Dusun Liyangan Desa Purbosari Kecamatan Ngadirejo. Balar sebelumnya melakukan ekskavasi pada Desember 2012 lalu.
     Dikatakan pada penelitian kali keempat ini diprioritaskan pada komponen-komponen permukiman dan ruang-ruang, hubungan fungsional antar komponen maupun ruang dan gambaran keragaman temuan artefaktual di situs Liyangan.
     Disampaikan bentuk permukiman situs liyangan dalam kerangkan hierarkis kekuasaan adalah salah satu aspek yang belum terungkap. Secara teori, pada masa Mataram Kuno terdapat tiga tingkatan permukiman secara hierarkis, yaitu rajya, watak dan wanua.
     "Nah, situs Liyangan ini ada pada hierarkis mana yang kini diteliti. Masih diperlukan banyak data," katanya
     Dalam meneliti Situs Liyangan, terlibat empat institusi yakni Balar, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB), Balai Konservasi Borobudur dan Pemerintah Kabupaten Temanggung. Situs yang kali pertama ditemukan 2010 itu menjadi prioritas penelitian dan menjadi aset budaya bangsa Indonesia yang terpenting dengan bentuk tinggalan peradaban Mataram Kuno terkompleks.
    "Situs Liyangan menjadi prioritas ekskavasi, karena potensi, luasan situs, kompleksitas dan potensinya tinggi untuk penelitian. Ekskavasi akan dilakukan sampai selesai." kata ketua tim ekskavasi Situs Liyangan, Sugeng Riyanto.(Hms13/Paul).

Berita Terkait