Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita

Rabu, 19 Pebruari 2020 Bencana

Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita
TEMANGGUNG, Warga masayarakat diminta untuk menjaga alam supaya tetap lestari ijo royo-royo  sehingga tidak berpotensi memicu terjadinya bencana alam seperti tanah longsor dan banjir. Dengan demikian  kondisi  alam lingkungan nyaman untuk  dihuni, alampun akan menjaga kita  terhindar dari  musibah bencana.
          Hal itu dikemukakan Kepala  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Joko Prasetyono saat bertindak selaku Pembina apel  peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 5 SAR Macan Gunung Prahu di Dusun Siklatak desa Sigedong Kecamatan Tretep kemarin. Apel dikuti sekitar 500 peserta  dari unsur relawan, TNI/POLRI, Ormas Kepemudaan dan pelajar SLTP maupun SLTA se Kecamatan Tretep. Apel ditandai dengan penyerahan tumpeng oleh Kepala BPBD Joko Prasetyono kepada ketua SAR Macan Gunung Prahu Susmoro.
          Dikatakan  BPBD sangat apresied atas terselenggaranya kegiatan apel  HUT ke 5 SAR Macan Gunung Prahu teriring do’a dan harapan semoga  semakin  maju dan berkembang  serta berkontribusi  banyak dalam berpartisipasi  masalah penanggulangan bencana. Bencana secara global  maupun khusus  yang terjadi di kabupaten Temanggung ujarnya  dari waktu ke waktu trendnya  terus meningkat. Berdasarkan  data  kurun waktu  tahun 2017 – 2019 terjadi 213 kejadian  kasus bencana terinci 115 tanah longsor, 44 angin puting beliung, 37 kebakaran rumah, 10 kebakaran  hutan dan lahan serta 7  bencana banjir.
          “Kondisi ini mesti disikapi dengan meningkatkan  kesiapsiagaan baik pesonil maupun peralatan  dalam penangananan bencana. Disampng itu untuk mencegah terjadinya bencana alam seperti longsor dan banjir kita mesti  menjaga kelestarian alam  dengan  reboisasi atau penghijauan  dan  tidak  melakukan penebangan liar  maupun pembakaran hutan“, pintanya.
          Menurut Joko Prasetyono permasalahan  penanggulangan bencana alam  menjadi  tanggung jawab dan urusan bersama baik instansi Pemerintah, swasta  maupun masyarakat Oleh karena itu diharapkan partisipasi semua pihak manakala  terjadi bencana  ditangani secara bersama-sama sehingga penanganannya optimal. Berkait dengan kesipsiagaan  tanggap bencana masyarakat, Pemerintah Kabupaten Temanggung  akan menyelenggarakan pelatihan  personil  kelompok-kelompok peduli bencana secara berkelanjutan, Pelatihan bertujuan membekali  peserta agar trampil, tangguh, tanggon dan trengginas dalam  penanggulangan bencana.
          Ketua SAR Macan Gunung Prahu Susmoro mengatakan  seiring momentum peringatan HUT yang ke 5, pihaknya  berkomitmen  untuk berperan aktif dalam kegiatan penanggulangan bencana yang dilakukan secara  swadaya . Oleh karena itu pihaknya akan menyiapkan personil  dan peralatan dengan sebaik-baiknya dan tidak menutup kemungkinanan suatu saat nanti akan meminta bantuan dari  Pemkab Temanggung  untuk melatih personil dan membantu pengadaan saran prasarana yang dibutuhkan.
          “Sesuai hasil diskusi dengan kepala BPBD Kabupaten Temanggung tema peringatan HUT ke 5 SAR Macan Gunung Prahu disepakati  memilih tema “,Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita  dan tema tersebut disepakati menjadi tage line  BPBD dalam penanggulangan bencana“, ujarnya.(HMS20/Edilaks)

Berita Terkait