Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

SADRANAN WIROSARI BERLANGSUNG MERIAH

Jumat, 21 Juni 2013 Umum
TEMANGGUNG, Warga masyarakat dusun Wirosari  Desa Karangtejo Kecamatan Kedu menggelar tradisi ritual khaul Sadranan Kamis Kliwon  (20/6) berlangsung meriah dan khidmat di balai dusun setempat. Upacara ritual sadranan yang rutin diselenggarakan setahun sekali  pada setiap hari Kamis kliwon  bulan Sya’ban  itu, ditandai dengan membaca doa dipimpin Kyai Samhari Resno  dilanjutkan makan bersama (bancaan – red) nasi ambeng. Sebelumnya warga bersih kubur dan tahlilan di makam dusun, mendoakan para arwah orang tua dan  leluhur agar bahagia dialam kubur, diampuni dosanya dan diterima amalnya serta kelak di akherat masuk surga.
     Kepala Dusun Wirosari Mukholid menjelaskan, tradisi sadranan  sudah  berlangsung turun temurun  sejak dulu kala. Sadranan diselenggarakan  sebagai ungkapan rasya syukur kepada Allah SWT  atas  berkah, rejeki dan keselamatan yang telah diberikan selama ini, sehingga warga desa bisa hidup  tentram, bahagia dan sejahtera. Selain itu  juga dimaksudkan untuk mengenang arwah para orang tua dan  para leluhur yang semasa hidupnya telah berjasa merintis  dan membangun dusun.
     “Tradisi sadranan ini juga dimaksudkan sebagai upaya untuk melestarikan tradisi budaya warisan nenek moyang  yang adiluhung. Selain tu juga sebagai wahana mempererat tali silaturahmi antar sesama warga. Bahkan warga yang ada di perantauan menyempatkan pulang kampung ikut nyadran“, ujarnya seraya menambahkan, tradisi sadranan diawali dengan bersih kubur, tahlilan diteruskan makan bersama nasi ambeng.
     Diutarkan, para warga seusai mengikuti tahlil di makam, kemudian pulang kerumah masing-masing. Mereka lalu berkumpul dibalai dusun yang dijadikan tempat ritual Sadranan sembari membawa seperangkat nasi ambeng.  Seluruh peserta dengan penuh khidmat  duduk berjajar mengikuti seluruh prosesi ritual yang ditandai  bacaan doa bersama, dipimpin ulama  dusun. Seusai doa untuk memohon keselamatan dan limpahan rejeki dari yang maha kuasa,  makanan yang mereka bawa kemudian dinikmati sebagai ungkapan syukur.(Hms13/Edy Laks)

Berita Terkait