Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

WABUP TINJAU KORBAN KEBAKARAN PURBOSARI

Senin, 26 Agustus 2013 Bencana
TEMANGGUNG, Wakil Bupati Irawan Prasetyadi meninjau korban  kebakaran warga Desa Purbosari Kecamatan Ngadirejo  Senin (26/8). Dalam kunjungan tersebut wabup didampingi  Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah  (BPBD) Agus Widodo dan pejabat terkait. 
     Sebagaimana diketahui musibah kebakaran  yang terjadi  Minggu (25/8) mengakibatkan sebanyak tujuh rumah di dua dusun yang berbatasan di wilayah Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung terbakar. Api diduga berasal dari tungku di dapur rumah milik keluarga Suwarno yang kemudian merembet ke rumah tetangganya.Tujuh rumah yang terbakar antara lain milik Suwarno (70) warga RT 1 RW 5 Dusun Susukan, Sarwanto (60), Pardi (50), Paini (70), Sugeng (40), Sudarto (57), dan Sutrisno (45) warga Dusun Garon Desa Purbosari.
     Disela-sela peninjauan Wakil  Bupati mengatakan, Pemkab Temanggung merasa prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu yang mengakibatkan timbulnya korban jiwa maupun harta benda. Oleh karena itu kepada para korban  diminta tabah menghadapi cobaan  dan bisa mengambil hikmah positif. Kepada BPBD diminta untuk mendata jumlah kerugian, Pemkab Temanggungung akan membantu sesuai kemampuan anggaran  guna meringankan  para korban.
     Kepala Desa Purbosari Safiudin  mengatakan, musibah kebakaran menurut dugaan sementara api berasal dari rumah pak Suwarno dari tungku dapur yang dinyalakan untuk keperluan memasak lalu ditinggal ke sawah. Kebetulan di dekat situ ada jerami dan rumah terbuat dari kayu yang mudah terbakar. Api kali pertama diketahui sekitar pukul 10.00 Wib itu setelah membakar rumah Suwarno lalu membakar rumah Sarwanto, Pardi, Paini lalu merembet ke rumah-rumah lainnya. Rumah milik Suwarno habis terbakar, selain itu enam ekor kambingnya juga mati terpanggang. 
     Muharto (56), saksi lainnya menuturkan, mengetahui kebakaran warga mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun usaha itu terlalu sulit karena api terlanjur membesar. Api baru bisa dipadamkan sekitar dua jam setelah pemadam kebakaran datang ke lokasi. Kendati tidak ada korban manusia, namun akibat kebakaran ini kerugian ditaksir mencapi Rp 600 juta. Kerugian berupa bangunan, perabotan, dan hewan ternak.(Hms13/Edy Laks)

Berita Terkait