Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BUPATI AJAK WARGA TANAM POHON

Rabu, 02 Desember 2009 Pertanian dan Perkebunan
LINGKUNGAN RUSAK, BUPATI AJAK WARGA TANAM POHON

TEMANGGUNG, Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi megajak segenap warga masyarakat melakukan gerakan menanam pohon. Hal itu bertujuan untuk menjaga  konservasi alam dan  mewujudkan lingkungan hidup yang ijo royo-royo, nyaman sejuk dan segar. Dengan  gerakan menanam memberi sumbangan pemulihan kerusakan sumber daya hutan sekaligus membangun budaya sadar menanam sebagai sikap hidup bangsa Indonesia.
     Ajakan itu disampaikan bupati pada acara Penanaman Satu Orang Satu Pohon tahun 2009  dalam  rangka Hari Menanam Pohon Indonesia  di kompleks SMP Negeri 2 Temanggung  Selasa (1/12).  Cara tesebut ditandai dengan penanaman pohon oleh Bupati, Muspida,Pimpinan DPRD dan pejabat terkait.
     “Tuhan menyediakan alam  bagi umat manusia untuk disyukuri, bukan saja  secara lisan mengucapkan syukur atau melakukan sujud syukur  namun lebih dari itu makna syukur yakni berbuat sesuatu untuk kebaikan alam ini dengan cara menanam berbagai jenis pepohonan. Dengan demikian akan tercipta  lingkungan alam  yang asri, sejak dan segar sehingga memberikan faedah yang besar bagi kehidupan“ tandasnya.
     Menurutnya kerusakan alam lingkugan dewasa ini mengundang keprihatinan bersama, karena jika tidak segera diupayakan dihijaukan lagi maka tingkat kerusakannya akan semakin parah. Diutarakan kerusakan lingkungan alam lereng Sumbing Sindoro saat ini  sudah cukup memprihatinkan. Hal itu ditandai bila hujan tiba banyak lapisan tanah yang larut kesungai dibawa banjir sehingga warna airnya keruh kehitam-hitaman. Oleh karena itu agar tidak semakain parah, kerusakan hutan  di kedua lereng gunung itu mesti segera dikembalikan dengan ditanami pohon penghijauan.
     “Bahkan  ilmuwan dari UGM  pernah melakukan penelitian  tentang kerusakan alam di Temaggung  yang  menyebutkan, bila tidak segera dihijaukan kembali, 20 tahun kedepan Temanggung,  alamnya tandus  dan tak lagi subur. Oleh karena itu mulai saat ini, tidak ada pilihan segenap warga memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami berbagai jenis pohon“ harapnya.
     Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Ir. Rony Nurhastuti, MSi menjelaskan, gerakan penanaman satu orang satu pohon  dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian berbagai pihak  akan pentingnya penananam dan pemeliharaan pohon yang berkelanjutan dalam mengurangi pemanasan global dan untuk mencapai  pembangunan Indonesia yang bersih. Untuk mensukseskan gerakan menanam pihaknya telah menyediakan 1.856.650 batang  berbagai jenis tanaman seperti  glodogan pecut, ketapang, kantil, sawo bludru, cemara udang, matoa dan bintami.
     Bibit  berasal dari pemerintah, swasta dan pihak lain yang peduli  pada perbaikan lingkungan melalui kegiatan rehabilitasi  hutan dan lahan. Diutarakan bibit tanaman selanjutnya akan  diberikan kepada  Kecamatan, desa, lembaga pendidikan  dan kegiatan perempuan tanam dan pelihara pohon.
     “Gerakan menanam pohon bertujuan untuk mengurangi dampak pemanasan global, mencegah banjir, kekeringan dan tanah longsor, meningkatkan upaya konservasi sumberdaya genetik tanaman hutan. Diharapkan  gerakan ini ditindaklanjuti  dengan pemeliharaan sehingga tanaman tetap hidup dan membawa perbaikan lingkungan serta manfaat ekonomi” ujarnya. Seraya menambahkan bupati juga telah menerbitkan Surat Edaran  perihal Gerakan Menamam Satu Orang Satu Pohon.
     Ajakan bupati tentang gerakan menanam pohon disambut positif warga masyarakat. Kepala Desa Karangtejo, Kedu Susanto Heri Pratikno mengatakan gerakan penanaman  akan segera ditindaklanjuti untuk lebih menghijaukan lingkungan desa. Selama ini  warganya juga telah melaksanakan gerakan penghijauan dengan cara memanfaatkan lahan halaman rumah ditanami berbagai jenis tanaman buah-buahan seperti mangga dan ace.
     Hal senada juga dituturkan Yustin siswi kelas IX SMP Negeri 2 Temanggung  yang mengatakan, melalui  gerakan menanam akan mewujudkan lingkungan  sekolah yang hijau, sejuk dan segar. Dengan terwujudnya sekolah yang berwawasan  lingkungan maka akan mendukung kelancaran proses belajar.
     Seusai acara gerakan menanam, Bupati bersama rombongan mengikuti acara serupa yakni pencanangan Gerakan Perempuan Tanam dan Peliharan Pohon  yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Kabupaten Temanggung, diawali dengan laporan  panitia Ny. Hj. Eny Budiarto Acara tersebut ditandai dengan penananam pohon oleh Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Hj. Lies Daryati Hasyim Afandi, S.Pd.   dan jajarannya di lokasi rencana pembangunan gedung Pemuda  dan Kebudayaan (sebagai pengganti gedung yang saat ini untuk Kantor Kecamatan Temanggung) depan taman Kartini Kowangan sebagai pengganti gedung yang saat ini untuk kantor Kecamatan Temanggung.(Hms09/ Edy Laks)

Berita Terkait