Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PISAH SAMBUT KETUA BAZ TEMANGGUNG

Kamis, 05 September 2013 Keagamaan
TEMANGGUNG, Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Temanggung belum lama ini menggelar acara Halal Bi Halal dan pisah sambut  ketua umum BAZ yang lama mantan Wakil Bupati Budiarto dan ketua yang baru Wakil Bupati Irawan Prasetyadi .     Acara tersebut berlangsung di kantor BAZ Jl. Jendral Sudirman Kertosari Temanggung diisi ceramah  hikmah halal bi halal oleh mubaligh KH Muhammad Faizun . Disamping itu juga ditandai dengan saling berjabat tangan bermaaf-maafan antar pengurus dan penyerahan cendera mata kenang-kenangan oleh ketua BAZ yang baru kepada ketua lama.
     Ketua lama Budiarto dalam sambutannya mengatakan, meski menjabat sebagai ketua umum  BAZ kurang dari 2 tahun namun banyak kenangan  yang bisa diukir salah satunya bisa membangun gedung BAZ yang megah. Disamping itu juga pengumpulan zakat khususnya dari kalangan PNS  juga semakin bertambah banyak  hingga mencapai lebih dari 1 miliar untuk disalurkan kepada yang berhak.
     “Manakala selama menjabat sebagai ketua umum  banyak kekurangan dan kesalahan saya atas nama pribadi dan keluarga mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kepada pak Irawan saya ucapkan selamat menjabat ketua umum  semoga BAZ kedepan semakin optimal kiprahnya dalam mengelola zakat” ujarnya.
     Ketua umum  yang baru Wakil Bupati Irawan Prasetyadi dalam sambutannya mengatakan tugas dan tanggung jawab sebagai ketua umum tidaklah ringan. Namun ia optimis dengan didukung  semua pengurus,  mobilitas BAZ akan   semakin meningkat dalam pengumpulan dan pengelolaan zakat.
     “Atas nama organisasi saya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pak Budiarto atas pengabdiannya selama ini. Semoga segala yang sudah dirintis bisa saya lanjutkan dan tingkatkan” katanya.
     Ketua harian BAZ M Setyo Aji menjelaskan, saldo pengumpulan zakat  sampai awal September 2013 ini tercatat Rp. 1,147 miliar. Diutarakan dengan dijabatnya ketua umum BAZ oleh Wakil Bupati maka  berdampak positif  mobilitas organisasi bisa bergerak lebih leluasa.
     Sedang penceramah KH Muhammad Faizun  dalam uaraian hikmah halal bi halal mengatakan  Umat Islam  setelah selesai menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1434 Hijriyah hendaknya kualitas iman dan taqwanya meningkat, sehingga bagaikan kupu-kupu. Oleh karena itu ditekankan pentingnya umat Islam menjaga iman  dan senantiasa menjaga hubungan baik dengan Allah Swt maupun berbuat amal kebaikan  kepada sesama.
     Menurutnya, dalam beribadah puasa Umat Islam bisa meniru perilaku kupu-kupu. Sebelum menjadi kupu-kupu  masih berujud ulat yang menjijikan yang perilakunya memakan  apa saja seperti  dedaunan aneka tanaman dengan rakus. Namun setelah berpuasa dengan tidak makan dan minum dalam kurun waktu yang cukup berubah menjadi kepompong yang selanjutnya menjelma menjadi kupu-kupu yang cantik dan indah dan disukai orang. Setelah menjadi kupu-kupupun makanannyapun meningkat  menghisap madu  sekaligus bermanfaat membantu penyerbukan aneka tanaman. hal itu jauh beda  tidak lagi seperti ketika masih berujud ulat yakni memangsa dedaunan yang mendatangkan kerugian.
     “Perilaku kupu-kupu ini mesti dipetik sebagai pelajaran berharga. Umat Islam setelah puasa Ramdhan kualitas hidupnya lebih meningkat dan bermanfaat untuk sesama maupun lingkungan. Komunikasi dengan Allah bertambah khusuk dan hubungan dengan sesama umat juga harmonis“ ujarnya  seraya menambahkan  seiring momentum Idul Fitri  terjalin hubungan yang serasi dan damai  dengan saling memberi maaf.(Hms13/Edy Laks)

Berita Terkait