Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PEMOHON AKTE KELAHIRAN MENINGKAT

Rabu, 01 April 2009 Pemerintahan
PEMOHON AKTE KELAHIRAN CAPAI 25.000

TEMANGGUNG, Pemohon akte kelahiran di Kabupaten Temanggung hingga akhir Maret 2009 mampu mencapai 25.000 orang. Peningkatan ini disebabkan karena akan diberlakukannya peraturan baru yang menyangkut permohonan akte kelahiran sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Sesuai dengan peraturan tersebut bagi pemohon umur 2 bulan hingga 1 tahun yang mengalami keterlambatan akan dikenakan denda atau sanksi. Sedangkan untuk pemohon umur 1 tahun keatas yang mengalami keterlambatan harus terlebih dahulu mendapatkan penetapan dari Pengadilan.
     Menurut petugas pendaftaran akte kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Marina Budiastuti, SH mengatakan, peningkatan secara drastis terjadi pada satu bulan terakhir ini. Pada bulan Januari hingga pertengahan Maret 2009 pemohon mencapai 8.000 orang. Namun sejak pertengah Maret hingga akhir bulan pemohon mencapai 25.000 orang.
     Meningkatnya pemohon akte sempat membuat kewalahan petugas. Bahkan, area parkir yang berada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tidak mampu menampung kendaraan yang datang dan terpaksa harus menggunakan sisi jalan raya depan kantor Kodim 0706 Temanggung.
     Kami terpaksa harus sampai sore hari agar semua pemohon dapat dilayani. Pokoknya kalau pemohon sudah habis, pelayanan baru kami tutup, ujarnya.
     Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Drs. Edi Winarso, MM diruang kerjanya mengatakan, untuk melayani semua pemohon yang jumlahnya meningkat tajam, pihaknya melakukan berbagai strategi yaitu memberdayakan semua staf yang ada secara lintas bidang. Selain itu, pelayanan juga dilakukan secara maksimal hingga sore hari dengan target semua pemohon harus dapat tertangani dalam setiap harinya.
     Strategi lain juga dilakukan dengan metode jemput bola yaitu pendaftaran akte juga dapat dilakukan di masing-masing kecamatan. Setelah terkumpul persyaratan dari pemohon maka petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan datang ke masing-masing kecamatan untuk melakukan proses pendaftaran. Selanjutnya petugas akan membawa persyaratan untuk diproses lebih lanjut.
     Sudah ada dua kecamatan yaitu Bejen dan Bulu yang sudah kita datangi. Dan untuk kecamatan lainnya sudah kita hubungi untuk langkah yang sama, sambungnya.
     Untuk menindaklanjuti amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, Pemkab Temanggung tengah mengajukan Perda yang mengatur tentang Administrasi Kependudukan dan Perda Retribusi Kependudukan ke Gubernur Jawa Tengah dan Menteri Keuangan. Kedua perda tersebut sudah disyahkan oleh DPRD Kabupaten Temanggung  beberapa waktu lalu. Setelah mendapat rekomendasi dari Gubernur dan Menteri Keuangan maka kedua Perda tersebut akan segera kita berlakukan , tambahnya.
     Data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menunjukkan pada tahun 2008 jumlah penduduk Temanggung sebanyak 775.281 jiwa, yang sudah berakte kelahiran sebanyak 246.651 orang dan yang belum berakte 528.630 orang. Dari data tersebut terdapat sekitar 26.000 anak usia sampai dengan 18 tahun yang belum memiliki akte kelahiran. Menurut Edi Winarso, pihaknya menargetkan pada tahun 2011 semua anak usia di bawah 18 tahun sudah memiliki akte kelahiran.(hms/Arbai,pakdhe).

Berita Terkait