Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BUPATI MINTA AWAK ANGKUTAN JAGA IKLIM SEJUK

Selasa, 01 Oktober 2013 Umum
TEMANGGUNG, Bupati Bambang Sukarno meminta kalangan awak angkutan baik angkutan perkotaan , angkutan pedesaan dan mikro bus untuk menjaga iklim sejuk dalam menjalankan profesinya melayani jasa angkutan penumpang.
    Permintaan itu disampaikan Bupati saat menerima  perwakilan paguyuban  angkota  dan awak mikro  Kabupaten Temanggung (Pamikat) Selasa  (1/10) di ruang gajah komplek pendopo jenar kantor Bupati. Pertemuan yang juga dihadiri Komandan Kodim  dan kapolres tersebut diselenggarakan untuk memecahkan persoalan  rebutan penumpang di dalam kota pada waktu pagi hari. Bupati mengharapkan  kepada para awak angkutan agar mengedepankan  musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan suatu persoalan. Dengan demikian kondusifitas tetap terjaga, segala permasalahan bisa diselesaikan dengan aman damai dan menguntungkan semua pihak.
    Perwakilan Angkota Margono mengatakan, belakangan ini pihaknya merasa dirugikan dengan ulah awak mikro bus yang masuk kota khususnya dari arah Maron  dan mengambil penumpang pada waktu pagi hari meski waktu sudah lebih dari jam 6. Padahal sesuai kesepakatan  yang dibuat pada tahun 2008, mikro bus lebih dari jam 6 pagi tidak boleh masuk kota. Sedang bagi  mikro bus yang berdomisili dalam kota  diperbolehkan masuk  kota dengan batas waktu jam 06.30 sudah keluar dari terminal lama yang bertujuan ke Magelang. Sedang bagi Angkota A, B, C, D bila menurunkan dan menaikkan penumpang disebelah timur TPR microbus. Dia meminta agar kesepakatan tersebut dipatuhi demi kepentingan bersama dan tidak saling merugikan.
    Ketua  awak mikro  Kabupaten Temanggung (Pamikat) Hermanto menegaskan akan mensosialisaikan kembali kesepakatan tersebut kepada seluruh anggota agar dihormati dan dilaksanakan. Dengan demikian  kesepakatan  tersebut   bisa dipahami dan dilaksanakan semua pihak demi terciptanya iklim sejuk.
    Kapolres AKBP  Dwi Indra Maulana menyambut positif  dicapainya kesepahaman antara awak angkota dengan awak mikro untuk kembali melaksanakan kesepakatan yang dibuat tahun 2008. Bagi yang melanggar pihaknya akan menindak tegas sesuai aturan.(Hms13/Edy Laks)

Berita Terkait