Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

20 DESA BAKAL TERIMA BANTUAN IRIGASI

Jumat, 04 Oktober 2013 Sosial
TEMANGGUNG, 20 desa di Kabupaten Temanggung bakal mendapat  bantuan untuk masyarakat petani dengan fokus utama rehabilitasi sistem irigasi pertanian. Bantuan tersebut bersifat blockgrant bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum.
     Rencana tersebut telah disosialisasikan PT Yodya Karya selaku konsultan program tersebut  beberapa waktu lalu di runag Gajah Komplek kantor Bupati Temanggung. Konsultan pendamping PT Yodya Karya  Joko mengatakan pengelolaan dana tersebut, dicairkan oleh masing-masing desa selanjutnya pengerjaan proyek tersebut dikerjakan secara bersama-sama oleh warga. Dengan demikian tidak dibenarkan jika diborongkan kepada pihak ketiga.
     Menurutnya dana yang akan diterima sendiri sebanyak Rp 178 juta. Dari jumlah tersebut sebanyak Rp. 175.500.000 digunakan untuk proses pembangunan, dan sisanya Rp. 2,5 juta digunakan untuk biaya operasional pengerjaan. Anggaran tersebut digunakan untuk biaya  proyek saluran irigasi.  Namun apabila saluran irigasi telah dalam kondisi baik, dapat pula digunakan untuk membuat jalur akses pertanian. Masalah jalur, harus dibedakan antara jalur pertanian dan jalur pedesaan. Jika aksesnya  menuju saluran irigasi dibangun tidak masalah.
     Bupati Temanggung, Bambang Sukarno dalam tanggapannya menyampaikan  ucapan terima kasih atas bantuan tersebut. Demngan adanya bantuan tersebut di harapkan dapat semakin meningkatkan infrastruktur dan pembangunan. Dengan demikian infrastruktur irigasi pertanian maupun jalan uasaha tani semkain tertat agarkesejahteraan petani meningkat.
     Anggota Komisi V DPR RI, Ir Sudjadi, menambahkan, pihaknya dalam hal ini adalah menindaklanjuti usulan dari masyarakat, selanjutnya disampaikan kepada Kementerian PU untuk mendapatkan bantuan. Bantuan tersebut berwujud program swadaya. Selain di Temanggung, terangnya, sejumlah daerah yang menjadi wilayah perwakilannya mendapatkan jatah serupa. Diantaranya adalah Kabupaten dan Kota Magelang, Kabupaten Wonosobo dan Purworejo.
     “Dana akan dikucurkan langsung pada rekening panitia pembangunan, ini untuk menjamin tidak ada pungutan. Proyek irigasi ditujukan pada irigasi teknis sehingga terjamin bahwa irigasi tersebut memang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Irigasi teknis ini diharapkan dapat mendongkrak produktifitas hasil pertanian terutama padi dan holtikultura.(Hms13/Edy Laks)

Berita Terkait