Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

WARGA HENDAKNYA BERSYUKUR ATAS NIKMAT ALLAH

Rabu, 04 Desember 2013 Umum
TEMANGGUNG, Takmir masjid dusun Wirosari Desa Karangtejo Kecamatan Kedu tadi malam Senin (2/12) menggelar pengajian  selapanan  malam selasa Legi yang berlangsung di masjid setempat. Pengajian diisi ceramah pengajian oleh KH Yakub Mubarok dari Parakan diikuti segenap warga masyarakat.
     KH Yakub Mubarok dalam ceramahnya mengatakan agar hidup ini terasa mudah dan nyaman maka pandai-pandailah bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT yang luar biasa banyaknya. Bahkan begitu banyaknya nikmat yang diberikan, umat manusia tak lagi mampu menghitungnya. Oleh karena itu sudah sepantasnya manusia mensyukurinya dengan menjauhi segala larangannya dan menjalankan segala perintahnya.
     Di mencontohkan salah satu nikmat yang diberikan yakni udara/oksigen untuk bernafas sehari-hari sehingga ada kehidupan. Bisa jadi manusia kurang menyadari betapa pentingnya oksigen yang mungkin hanya dipandang sepele. Sebab bagi yang mengalami gangguan pernafasan, untuk kebutuhan oksigen harus membeli yang harganya Rp.400 ribu /tabung  untuk 12 jam, sehingga sehari dibutuhkan 2 tabung seharga Rp.800 ribu . Jika sebulan maka membutuhkan biaya Rp.24 juta hanya untuk membeli oksigen guna keperluan bernafas.
     “Bila manusia berpikir jauh, maka ternyata udara atau oksigen nilainya mahal .Tidak bisa dibayangkan jika sehari saja oksigen tiada maka manusia tak bisa bernafas dan  tak ada kehidupan.” Tandasnya.
     Meski udara sangat penting artinya untuk bernafas, akan tetapi manusia  kadangkala tidak mensyukurinya, diperintah sholat 5 waktu saja masih susah untuk menjalankannya. Banyak masjid dibangun megah dimana-mana, namun sepi  digunakan untuk sholat berjamaah. Oleh karena itu hendaknya setiap nafas dimanfaatkan untuk kegiatan di jalan Allah . Sebab sesuai janji Allah SWT barang siapa pandai bersyukur maka akan ditambah kenikmatannya. Sebaliknya bagi yang kufur akan dikurangi kenikmatannya bahkan siksaan.
     Disamping itu agar hidup di dunia ini terasa  enak dan bahagia, umat Islam mestinya mengembangkan hubungan yang baik dengan sesama manusia agar terjalin hubungan silaturahim yang harmonis. Terkait untuk kebaikan anak, orang tua disunatkan untuk berpuasa pada hari weton kelahiran anak. Dengan berpuasa dan berdoa, maka diharapkan anak-anak tumbuh dan berkembang menjadi anak yang soleh dan solekhah.  
     Ketua takmir Masjid Baiturokhman H Hadi Watoro mengatakan, pengajian selapanan  malam Selasa  Legi diselenggarakan  bertujuan  sebagai sarana pencerahan  umat  agar  wawasan agamanya semakin bertambah. Dengan demikian  kegiatan  peribadahan  bertambah semarak, iman dan takwa kepada Allah SWT semakin meningkat dan tercipta harmonisasi selaturahmi antar warga. (Hms13/Edy Laks)

Berita Terkait