Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Pemkab Temanggung Gandeng Poltekkes Kemenkes Semarang Atasi Stunting

Selasa, 02 Maret 2021 Kesehatan

Temanggung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung melalui Pemerintah Kecamatan Gemawang menggandeng Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Semarang untuk mengatasi masalah stunting pada bayi di Kecamatan Gemawang.

Kerjasama  ini  dilakukan, karena Kecamatan Gemawang mempunyai angka stunting pada bayi yang cukup tinggi  

Wakil Bupati Temanggung, Heri Ibnu Wibowo yang hadir dalam Acara Pembukaan Pengabdian Kepada Masyarakat Progam Pengembangan Desa Sehat Tahun 2021 di Aula Kecamatan Gemawang, Senin (1/3/2021) mengatakan sangat menyambut baik  adanya kerjasama dengan Poltekes Kemenkes Semarang dalam rangka peningkatkan kesehatan di Kabupaten Temanggung , khususnya masalah stunting di Kecamatan Gemawang.

“Stunting masih menjadi  PR di Kabupaten Temanggung, khususnya di daerah Gemawang, karena  Gemawang adalah daerah yang masih banyak stuntingnya, semoga dengan adanya kerjasama ini, bisa membebaskan permasalahan stunting dan caries di Kecamatan Gemawang,” kata Wabup.

Lebih lanjut Wabup mengatakan, faktor masih tingginya masalah stunting di Kabupaten Temanggung, karena tingkat kesadaran yang masih kurang, terutama ibu hamil, khususnya untuk makanan yang bergizi atau yang mengandung zodium,  selain pola menjaga pertumbuhan anak saat Balita harus  ditingkatkan.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung saat ini  angka penderita stunting di Kabupaten Temanggung mencapai 7143 Balita. Dari jumlah tersebut Kecamatan Gemawang menjadi kecamatan yang paling banyak menderita stuntingnya mencapai 384 balita .

Sementara itu Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang, Marsum yang hadir dalam acara pembukaan tersebut, mengatakan dalam kerjasama ini akan diadakan pelatihan bagi para kader kesehatan di Kecamatan Gemawang, dalam pelatihan itu nantinya para kader akan diajari untuk memahami, menguasai dan mempunyai ketrampilan untuk mencegah caries gigi dan ibu hamil tetap sehat, sehingga bayinya tidak stunting.

“Jika ditemukan stunting para kader juga bisa mengelola dan diberi perhatian agar bisa sembuh,  kita dari Poltekkes Kemenkes Semarang dalam kerjasama ini menurunkan sekitar 15 tenaga ahli dan mahasiswa yang akan melakukan pedampingan kurang lebih 6 bulan,” katanya. (kominfo21)

 

Berita Terkait