Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PENGAMANAN PEMILU TANGGUNGJAWAB BERSAMA

Senin, 17 Maret 2014 Umum
TEMANGGUNG, Pengamaman  hajatan politik Pemilihan Umum  legeslatif 9 April  2014 ini menjadi tanggung jawab bersama baik antara TNI, POLRI dan seluruh elemen masyarakat. Dengan demikian  penyelenggaraan Pemilu berjalan aman, damai dan sukses tanpa ekses.
     Permintaan itu disampaikan  Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen Sunindyo dalam acara silaturahmi dengan jajaran TNI , POLRI, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pejabat dan unsure terkait di pendopo pengayoman Selasa kemarin (11/3). Hadir dalam acara tersebut Bupati, FKPD Wakil Bupati dan pejabat terkait Pangdam mengatakan TNI berharap hajatan pemilu legislatif 2014 dapat aman. Karena itu, diperlukan kerjasama antara TNI, POLRI dan seluruh elemen masyarakat untuk kesuksesan pemilu tersebut. Seluruh aspek pengamanan ujarnya milik bersama, sehingga seluruh komponen masyarakat harus ikut bertanggung jawab.
     Dikemukakan, masyarakat juga sudah semakin pandai dalam berpolitik sehingga bisa memilih secara rasional dan sesuai hati nurani. Maka dalam penentuan pilihan itu jangan sampai ada intimidasi. Keluarga TNI juga disilahkan memilih yang dikehendaki tanpa ada intimidasi. Silahkan pilih partainya yang baik, pilih presiden yangbaik agar Indonesia bisa lebih maju.
     Saya  menghimbau pada masyarakat di Temanggung untuk meningkatkan kerjasama yang telah terjalin bagus sehingga situasi menjadi lebih kondusif lagi. Dengan situasi yang kondusif maka pemilu diharapkan juga akan lancar dan tertib," pintanya.
     Dikemukakan sesuai prosedur tetap, pasukan TNI yang disiapkan di markas Kodam IV Diponegoro selama pemilu 2014, sejumlah 1 batalion dan di tiap markas komando distrik militer sebanyak satu satuan tempur. Pasukan ini bisa dipanggil dan diterjunkan kapan saja jika dibutuhkan. Personil tersebut bisa ditambahkan sesuai kebutuhan.
     Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Temanggung, Sujatmiko   mengatakan, Pileg 9 April mendatang  dibutuhkan 7.524 kotak suara yang.
     Persediaan kotak suara di KPU Temanggung telah mencukupi. pada Pemilu 2014 terbagi dalam 1.881 TPS atau butuh 7.524 kotak suara.  Sedang anggaran yang disiapkan seluruhnya Rp 37 miliar termasuk untuk pemilihan presiden dua putaran. Anggaran sebesar Rp 37 miliar akan digunakan  sebagian besar untuk honor penyelenggara pemilu dan selebihnya bimbingan teknis, dan sosialisasi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung. Rinciannya meliputi untuk honor Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) sebesar Rp 18 miliar, honor Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebesar Rp 8,9 miliar, honor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sejumlah Rp 1,7 miliar dan sisanya dikelola KPU sebesar Rp 8 miliar.(Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait