Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

IPSI TEMANGGUNG GELAR KEJUARAAN PENCAK SILAT

Selasa, 13 April 2010 Olah raga
IPSI TEMANGGUNG GELAR KEJUARAAN PENCAK SILAT
Silat bentuk Pribadi Luhur


TEMANGGUNG, Ikatan Pencak Silat  Seluruh Indonesia (IPSI) Cabang Temanggung  menggelar kejuaraan pencak silat tingkat Kabupaten  yang berlangsung dilapangan tennis inddor GOR Bambu Runcing selama 4 hari mulai  1 s/d 4 April 2010. Nilai positif apa yang diperoleh dari pencak silat dan bagaimana kejuaraan itu berlangsung berikut laporannya.
     “Kita harus bangga  bahwa olah raga pencak silat di Temanggung sampai hari ini masih tegak kokoh berdiri bahkan semakin berkembang. Jika hati dan pikiran, jiwa maupun raga sudah menyatu dengan pencak silat maka selamanya tetap pencak silat.  SD pencak silat, SMP pencak silat, SMA pencak silat, Kuliah pencak silat, pegawai pencak silat sampai pensiunpun tetap pencak silat“  ujar Trinowo Harsono  ketua IPSI Temanggung saat membuka kejuaraan pencak silat  yang disambut  tepuk tangan meriah seluruh peserta.
     Lebih lanjut Trinowo yang pensiunan pegawai Pemkab Temanggung itu mengungkapkan kejuaraan pencak silat kali ini  pesertanya jauh lebih banyak  bila disbanding kejuaraan sebelumnya. Pada tahun 2010 ini jumlah peserta mencapai 318 pesilat dari 14 perguruan, hal itu  menunjukkan bahwa pencak silat  bertambah popular dan masyarakat semakin banyak yang gemar mencintai  olah raga silat  warisan leluhur.  Oleh karena itu melalui kejuaraan  yang digelar  rutin setiap tahun ini, olah raga pencak silat diharapkan  semakin membahana  di Bhumi Phala  Temanggung tercinta. 
     “Melalui kejuaraan  ini saya berharap lahir pesilat-pesilat handal  yang sanggup bersaing dan berprestasi baik di skala regional, nasional bahkan internasional. Disamping itu  gaung olah raga yang merupakan warisan nenek moyang itu  akan semakin membahana sehingga banyak  masyarakat yang gemar dan mencintai pencak silat.” Harapnya  seraya meminta para pesilat  terus giat berlatih  menempa diri  menjadi pesilat sejati..
     Dikatakan, nilai positif yang diperoleh dari pencak silat yakni  bertujuan untuk membentuk pribadi manusia yang berbudi luhur, tahu  benar dan salah  berazaskan Pancasila. Dengan demikian  para pesilat akan tumbuh dan berkembang menjadi sosok pribadi yang tangguh, tanggap, tanggon dan trengginas  serta berakhlaq mulia.  Selain itu  juga  tumbuh sikap kepekaan sosial yang tinggi, suka menolong dan rela berkorban terhadap sesama maupun lingkungan.
     Hal senada juga diutarakan Iwan Siswanto  Sekretaris IPSI, dalam pencak silat  ada 5 unsur meliputi persaudaraan, olah raga, bela diri, seni dan kerokhanian. Pesaudaraan lanjutnya pesilat diajarkan bagaimana  mengembangkan nilai–nilai persaudaraan/ kemanusiaan. Pencak silat sebagai olah raga membentuk fisik yang bugar dan saat ini pencak silat  sudah mendunia ditandai  kejuaraan skala Internasiona. Sedang pencak silat sebagai bela diri, pesilat diajarkan  mengembangkan pertahanan diri melalui gerakan tendangan, pukulan dan bantingan  untuk melumpuhkan lawan.
     Disisi lain pencak silat mengandung unsur seni  yang mengajarkan gerakan indah enak ditonton. Dengan demikian pesilat  terampil   melakukan gerakan bela diri  yang bernilai seni. Demikain pula  unsur kerokhanian, pesilat dididik  mengolah  rasa batin  menjaga komunikasi yang seimbang   baik dengan Tuhan , manusia  maupun lingkungannnya.
     “IPSI komitmen untuk terus mengembangkan pencak silat. Saat ini  setiap perguruan menyelenggarakan latihan  di 26 SLTP, 19 SLTA, 10 SD dan juga latihan umum di 20 Kecamatan. Diharapkan dengan banyaknya tempat latihan akan lahir pesilat handal  sebagai investasi atlet masa depan” tandasnya seraya menambahkan  melalui latihan intensif, atlet pencak silat akan termotivasi  berkompetisi,  berdisiplin dan memiliki jiwa kesatria.
     Dikatakan saat ini di Kabupaten Temanggung ada 14 perguruan pencak silat. Perguruan itu meliputi Persaudaraan Setia Hati, Persaudaraan Setia Hati Teratai, Tapak Suci, Kembang Setaman, Merpati Putih, Persinas asad , Cepedi  dan KPS Nusantara . Perguruan lainnya yakni Garuda Bambu Runcing, Perisai Diri, Srigunting, Raga Jati dan Perguruan Silat Tenaga Dasarserta Satria Muda Indonesia. Dari 14 perguruan  itu lanjutnya sudah mampu melahirkan sejumlah pesilat handal yang berprestasi baik dievent regional maupun nasional .

KEJUARAN DIIKUTI 318 ATLIT
Ketua panitia M Nasikhin didampingi Sekretaris  Iwan Siswanto menjelaskan, kejuaraan pencak silat tahun 2010 diikuti  318 pesilat. Mereka terdiri  297 atlit tanding dan 21 atlet seni. Peserta  terbanyak, kelompok SLTP yang mencapai 172 orang , SLTA 74, SD 10 dan dewasa 47 orang. Sebagian atlet tanding lanjutnya juga turun dipertandingan kategori seni . Sedang  jumlah pertandingan  mencapai 222  partai tanding  dan 21 partai seni  baik untuk kelompok putra maupun putri.
     Dikatakan, peserta kejuaraan tahun ini jumlahnya jauh lebih banyak bila dibanding  tahun-tahun sebelumnya, sehingga penyelenggaraannya berlangsung 4 hari. Pada hari pertama sampai ketiga merupakan babak penyisihan  dan hari ke empat merupakan babak final. Secara keseluruhan  pertandingan yang berlangsung di hall 1 dan 2  setiap harinya mulai jam 07.00 hingga 21.00 WIB berjalan  lancar. Untuk tingkat SLTP setiap pertandingan berlangsung 2 babak, setiap babak  durasi waktu 2 menit kotor. Sedang untuk tingkat SLTA dan dewasa berlangsung 3 babak, setiap babak durasinya 2 menit kotor.
     Masing-masing pesilat tampil all out sesuai kemampuan yang dimiliki, sehingga pertandingan berlangsung seru enak ditonton. Tendangan, pukulan maupun bantingan diperagakan secara atraktif  mengundang decak kagum penonton. Aplaus sorak sorai tepuk tangan ramai tak tertahankan menggema  bergemuruh seakan meruntuhkan hall  lapangan tenis indoor tempat diselenggarakannya kejuaran.
     “Jika dibanding  pengalaman tahun sebelumnya, baru tahun 2010 ini  kejuaraan pencak silat menyedot peserta paling banyak 318 pesilat. Hal ini menunjukkan bahwa eksistensi pencak silat sebagai salah satu cabang olah raga semakin diperhitungkan. Kejuaraan kali ini melibatkan 18 wasit dan juri “ ujarnya sembari menambahkan kejuaraan bertujuan mencari bibit unggul untuk diterjunkan ke tingkat yang lebih tinggi.
     Pada akhir babak final kategori tanding kelompok SLTP akhirnya menempatkan SMP negeri 2 Temanggung menyabet medali emas terbanyak  8 buah. Ranking dua ditempati SMP negeri 6 Temanggung 7 medali emas dan empat ketiga diraih MTs Assalam Kranggan 3 medali emas.   Tingkat SLTA  juara  pertama MA Assalam Kranggan  6 medali emas, runner up SMA Negeri 2  dan SMA negeri 1 Temanggung masing-masing 2  medali emas. Sedang untuk kategori dewasa juara  1 diraih Persaudaraan Setia Hati  dan Persaudaraan Setia Hati Teratai  3 medali emas, Persinas Asad  2 medali emas dan  Garuda Bambu Runcing 1 medali emas. Jumlah medali yang diperebutkan seluruhnya untuk SLTP 33  buah, SLTA 16 buah dan dewasa 10 buah.
     Untuk ketegori seni, tingkat SD juaranya diraih M Cahyo Wicaksono dari SD Muhammadiyah 1 Temanggung dan  Wiwid Kris Damayanti dari SD Kedunggumpul Kandangan. Tingkat SLTP  predikat juara disandang  Istiaya Ika Rahayu dari SMP 6 Temanggung dan  Andi Mittakhul Akhsan  dari SMP 1 Temanggung. Kelompok SLTA   Muhammad Afikal Munif dari SMK Negeri 1 Temanggung  dan Putri Rahmasari SMA  1 Temanggung dinobatkan sebagai juara. Sedang kelompok dewasa, berhasil menyandang juara   Ristoyo dari Persinas Asad  dan Beti Rahmawati dari Persaudaran Setia Hati Teratai.
     “Sungguh menjadi kebanggan IPSI Temanggung, kejuaraan pencak silat tahun 2010 berjalan sukses, para atlet telah menunjukkan kebolehanya  dengan menjunjung semangat sportifitas yang tinggi. Terima kasih kepada segenap panitia dan semua pihak yang telah membantu, teriring harapan semoga kejuaraan tahun mendatang lebih sukses. Amien ….. hidup pencak silat …!!!!” ungkap Nasikhin  diakhir penutupan kejuaraan.(Hms10/Edy Laks).

Berita Terkait