Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BUPATI TINJAU BENCANA KLEDUNG

Selasa, 15 April 2014 Bencana
TEMANGGUNG, Bupati Temanggung, Bambang Soekarno Minggu kemarin (13/4) meninjau bencana alam jebolnya tanggul Sebiting Desa Kuwadungan Gunung Kecamatan Kledung. Bencana tersebut mengakibatkan puluhan  rumah warga rusak.
     Bupati mengatakan banjirnya Sungai Sebiting yang menimpa warga Desa Kuwadungan Gunung Kecamatan Kledung akibat penambangan liar. Pasalnya, penambangan galian C tersebut tidak mengindahka  ekosistem lingkungan sekitar.
Akibatnya peristiwa tersebut yang menderita kerugian warga setempat. Oleh karena itu, kegiatan penambangan liar di kawasan Kuwadungan Gunung Kledung harus dihentikan. Ia mengimbau kepada warga agar tetap waspada terhadap bencana alam, mengingat kondisi cuaca masih seringkali turun hujan. Penambangan galian C tersebut kurang memperhatikan ekosistem.
     Kepala Desa Kuwadungan Gunung, Kledung, Slamet Grombol sangat berharap agar penambangan ilegal dihentikan, bahkan meminta agar para penambang liar itu ditindak. Diakui, belum lama ini akses menuju kawasan penambangan sudah ditutup, ternyata yang jebol justru lokasi lain.
     Seperti diketahui, akibat jebolnya tanggul Sibiting terjadi Sabtu petang kemarin (12/4) akibat hujan deras. Bencana tersebut mengakibatkan empat rumah rusak berat, yakni milik Moyong (42), Fuji (32), Tunggul (33) dan Wahono (40). Tidak ada korban jiwa dalam kejidian jebolnya tanggul sungai tersebut, namun kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai miliaran rupiah jika dihitung dengan lahan yang telah direklamasi  menjadi kawasan agro techno park (ATP).
     Camat Kledung, Joko menyebutkan, aliran sungai Sibiting yang tersumbat batu-batu besar mengakibatkan air menggenangi lahan bekas penambangan. Karena hujan deras selama bebera hari ini air yang tertampung di bekas galian cukup tinggi. Akibatnya, lahan bekas galian seluas 3 hektar dengan tinggi 3 meter akhirnya tidak kuat menahan air hujan yang deras selama beberapa hari terakhir ini. (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait