Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

RESEPSI HARI JADI KABUPATEN TEMANGGUNG

Jumat, 20 November 2009 Pemerintahan
Ustad Jefri Al Bukhori :
JANGAN PERCAYA QIAMAT TAHUN 2012

TEMANGGUNG, Umat Islam  hendaknya jangan  percaya  ramalan  yang menyebutkan bahwa qiamat akan terjadi pada tahun 2012 mendatang. Didunia ini tidak ada seorangpun yang bisa mengetahui kapan  datangnya hari qiamat, karena hal itu merupakan rahasia Illahi.
     Penegasan itu disampakan Ustad  Nasional dari Jakarta  Jefri Al Bukhori  ketika memberikan tauziah pada acara pengajian akbar memperingati hari jadi Kabupaten Temanggung ke 175 di alon-alon Kamis  (19/11).  Hadir dalam acara pengajian tersebut Bupati, Muspida, segenap unsur pejabat  di lingkungan Pemkab  dan unsur alim ulama dari 20 kecamatan. Kehadiran Ustad Jefri menjadi daya tarik tersendiri  bagi  pengunjung, meski diwarnai hujan deras  namun tidak menyurutkan minat ribuan waga masyarakat  mengikuti pengajian   hingga usai.
     “Jika ada yang meramalkan bahwa qiamat akan terjadi pada  tanggal 21 Desember  2012 mendatang, jangan dipercaya. Sedangkan Nabi dan Rosul yang memiliki hubungan lebih dekat dengan Allah SWT  tidak  tahu kapan  qiamat bakal terjadi, apalagi hanya seorang manusia, koq beraninya  2012 qiamat dunia“ tegasnya  seraya mengharapkan umat Islam berupaya terus meneguhkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.
     Menurutnya hari Qiamat  yang merupakan hari  kehancuran dunia  seisinya  harus diyakini pasti akan terjadi. Namun kapan qiamat akan datang, tidak seorangpun yang tahu sehingga bila ada yang berani meramalkan akan terjadinya qiamat   adalah bohong besar. Umat Islam  lanjutnya hendaknya lebih percaya akan datangnya qiamat dini  yakni hari kematian yang setiap  saat bisa saja terjadi. Oleh karena itu  sebelum hari kematian  tiba, hendaknya menyiapkan diri  dengan  iman dan taqwa, rajin beribadah  sehingga mampu menjaga hubungan komunikasi baik  dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia. Manakala hal itu bisa dilakukan,  bila saatnya ajal tiba maka sudah siap mati  dalam  keadaan Iman dan Islam.
     “Hidup didunia  hanya  bersifat sementara, oleh karena itu ketika masih diberi kesempatan hidup  sudah semestinya dimanfaatkan untuk beramal ibadah, melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah SWT.  Dengan demikian  jika  kelak  maut menjemput, kita sudah memiliki bekal cukup untuk menghadap Illahi. Ketika mati hanya amal yang dibawa, harta benda  dan segala kemewahan dunia  akan ditinggalkan“ tandasnya  sembari menambahkan kehidupan akherat merupakan kehidupan yang kekal abadi.
     Sementara itu Bupati Drs. Hasyim Afandi mengatakan,  berkait dengan peringatan hari jadi Kabupaten Temanggung ke 175  diharapkan segenap warga masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan   dilandasi nilai-nilai keagamaan yang kuat. Berkait dengan pengajian yang dilaksanakan merupakan upaya Pemkab untuk  meningkatkan kualitas iman dan taqwa melalui pembinaan dan pengembangan kehidupan beragama, kerukunan umat beragama dan fasilitas kehidupan beragama.
     “Momentum hari jadi ke 175  hendaknya menjadi  semangat  untuk  membangun segala bidang  dengan kerja keras, jujur dan tidak korupsi. Dengan demikian   akan terwujud tatanan masyarakat yang bersatu, maju dan sejahtera“ pintanya. (Hms09/Edy Laks).     

Berita Terkait