Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

WABUP TINJAU PABRIK KAYU LAPIS

Rabu, 07 Mei 2014 Umum
TEMANGGUNG, Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi minta para pengelola perusahaan memperhatikan masalah pengelolaan limbah pabrik dan keselamatan kerja para karyawan. Dengan demikian limbah pabrik tidak berdampak buruk pada lingkungan dan keselamatan karyawan dalam bekerja terjamin.
     Hal itu dikatakan wakil bupati disela-sela kunjungan kerja meninjau 2 perusahaan pengolahan kayu lapis yakni CV. Sinar Sengon Sejahtera dan CV Sumber Anugerah yang keduanya berlamat di Desa Kupen Kecamatan Pringsurat Selasa (6/5). Dalam peninjauan itu wabup didampingi Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Andresti dan pejabat terkait. Dalam peninjauan tersebut, Wabup bersama rombongan diterima pimpinan perusahaan masing-masing.
     “Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung dilapangan mengenai kegiatan operasional produksi sekaligus bersilaturahmi agar terjalin hubungan yang sinergis antara Pemkab dengan perusahaan. Yang terpenting bagi Pemkab, perusahaan bisa berjalan lancar tanpa kendala dan bisa menyerap tenaga kerja lokal,” tandasnya seraya berharap  perusahaan mematuhi aturan  perijinan, amdal dan ketentuan lainnya  serta menjaga hubungan baik dengan lingkungan.
     Menurut Wabup setelah mendengar langsung penjelasan  manager dan melihat opersional kegiatan usahanya, secara umum roda perusahaan berjalan cukup baik. Namun demikian perlu diperhatikan masalah uji emisi pengolahan limbah dan masalah keselamatan kerja  karyawan.
     Diutarakan, persoalan limbah pabrik harus diolah sedemikian rupa sesuai ketentuan supaya tidak mencemari lingkungan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengujian emisi secara berkala sehingga udara di lingkungan pabrik tetap terjaga kebersihannya dan layak untuk dihirup.
     Demikian halnya masalah keselamatan kerja perlu diperhatikan dengan menyediakan peralatan pemadam kebakaran yang memadai. Dengan demikian bila sewaktu-waktu terjadi kebakaran bisa secepatnya diatasi sehingga tidak meluas dan membahayaka karyawan.
     Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Andresti menjelaskan, pihaknya secara berkala melakukan pembinaan kepada perusahaan-perusahaan pengolahan kayu utamanya dalam mengelola limbah pabrik. Dengan pola pembinaan yang berkelanjutan diharapkan limbah pabrik bisa diolah sesuai standar kesehatan supaya tidak mencemari lingkungan. (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait