Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PARTISIPASI PENDIDIKAN

Selasa, 13 Mei 2014 Pendidikan
TEMANGGUNG, Pemerintah Kabupaten Temanggung terus berupaya meningkatkan partisipasi pendidikan guna menekan angka putus sekolah mulai tingkat SD hingga SLTA.
     Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung Ujiono mengatakan, upaya untuk meningkatkan partisipasi pendidikan terus dilakukan dengan berbagai cara. Namun demikian kenyataan dilapangan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan partisipasi pendidikan terbentur pada rendahnya kesadaran para orang tua akan arti pentingnya pendidikan bagi putra-putrinya. Hal itu berdampak angka partisipasi  pendidikan belum tinggi, padahal biaya pendidikan telah ringan bahkan gratis. Pemerintah sudah memberikan berbagai kebijakan termasuk bantuan dana untuk memperingan biaya pendidikan. Kebijakan itu diantaranya pemberian Biaya Operasional Sekolah, bea siswa bagi siswa berprestasi dan bantuan siswa miskin.
     Menurutnya Dinas Pendidikan belum berhasil mencapai target untuk menekan tingkat putus sekolah di sekolah dasar. Dari target 0,10 persen pada 2013, berdasar evaluasi Dinas Pendidikan kabupaten tersebut, angka putus sekolah di SD mencapai 0,16 persen atau meleset 0,06 persen. Sementara angka putus sekolah di SMP dan SMA berhasil memenuhi target.
     Secara prosentase tingkat putus sekolah di Temanggung yang tertinggi di sekolah menengah, yakni 1,23 persen dari target 1,64 persen. Dengan jumlah siswa sekitar 9090 maka jumlah anak putus sekolah berjumlah 111 siswa, ujarnya
     Sedang prosentase tingkat putus sekolah di SMP 0,82 persen dari target 1,20 persen, atau 221 siswa dari sekitar 27.000 siswa yang ada. Sedangkan di untuk SD tingkat putus sekolah 0,16 persen dari target 0,10 persen, atau 105 siswa dari 66.000 siswa.( Hms14/Edy Laks )

Berita Terkait