Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

MUSRENBANG

Kamis, 19 Pebruari 2009 Pemerintahan
Musrenbang Kecamatan Berlangsung Empat Hari
Dana Hibah Bukan Untuk Pembangunan Fisik

TEMANGGUNG. Komitmen Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi untuk mewujudkan percepatan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan daya beli, mendapat tanggapan positip dari berbagai elemen masyarakat. Bahkan kebijakannya agar pagu wilayah di masing-masing kecamatan tidak dibagi rata juga mendapat dukungan. Hal ini terungkap pada Musyawarah rencanan pembangunan (MUSRENBANG) di Kecamatan Bansari selasa (17/2).
Ditegaskan, selain tidak diperbolehkan untuk dibagi rata, pagu wilayah juga tidak diijinkan untuk pembangunan infrastruktur. “untuk sementara stop dulu pembangunan fisik. Berdayakan mayarakat dengan menggali potensi yang ada. Jangan keluar dari potensi. Kalau kecamatan Bansari potensial untuk pertanian, kembangkan pertanian”, kata bupati
Sejumlah elememen masyarakat yang tergabung dalam  Kelompok wanita tani (KWT), Gabungan kelompok tani (GAPOKTAN), BPD, KADES dan unsur masyarakat yang lain menyatakan setuju dengan pemikiran bupati. ”Ini adalah langkah baru dan saya kira langkah ini adalah terobosan  yang bagus”, kata Sutanto, Kades Tanurejo Kecamatan Bansari. 
Rencananya, pagu wilayah yang dibahas dalam Musrenbang kecamatan tahun 2009 sebesar 500 juta. Dana hibah dari APBD ini diharapkan mampu mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Camat Bansari Bagus Pinuntun,S.Sos mengaku mempunyai konsep pagu wilayah sebagai dana bergulir dengan penjamin. Artinya setiap satu kelompok harus ada seorang penjamin yang akan bertanggung jawab. “pengalaman tahun-tahun terdahulu dana seperti ini seringkali tidak mencapai sasaran karena tidak ada yang bertanggung jawab”, terangnya. 
Musrenbang Kecamatan dilaksanakan selama empat hari di 20 kecamatan se Kabupaten Temanggung.  Untuk hari Selasa (17/2) Musrenbang di laksanakan di kecamatan Pringsurat, Bansari, Kledung, Parakan, dan Temanggung. Rabu (18/2) dilaksanakan di kecamatan Kandangan, Jumo, Kedu, Gemawang dan Kaloran. Untuk hari Kamis (19/2) dilaksanakan di kecamatan Tlogomulyo, Selopampang, Tembarak, Kranggan dan Bulu. Hari terakhir Sabtu (21/2) dilaksanakan di kecamatan Ngadirejo, Tretep, Wonoboyo, Candiroto dan Bejen.
Setelah pelaksanaaan Musrenbang di tingkat Kecamatan akan dilanjutkan dengan Musrenbang tingkat Kabupaten yang melibatkan seluruh SKPD. Namun sebelumnya juga akan dilaksanakan Forum SKPD 26 hingga 28 Pebruari di ruang Bappeda. (Esis-Humas).

Berita Terkait