Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

SADRANAN SEBAGAI UNGKAPAN SYUKUR

Senin, 09 Juni 2014 Umum
TEMANGGUNG, Warga masyarakat Dusun Wirosari Desa Karangtejo Kecamatan Kedu menggelar tradisi ritual khaul Sadranan Kamis Kliwon (5/6) berlangsung meriah dan khidmat di balai dusun setempat. Upacara ritual sadranan yang rutin diselenggarakan setahun sekali pada setiap hari Kamis kliwon bulan Sya’ban  itu, ditandai dengan membaca doa dipimpin Kyai Samhari Resno dilanjutkan makan bersama (bancaan–red) nasi ambeng. Seluruh peserta dengan penuh khidmat duduk berjajar mengikuti seluruh prosesi ritual yang ditandai bacaan doa bersama. Seusai doa untuk memohon keselamatan dan limpahan rejeki dari yang maha kuasa, makanan yang mereka bawa kemudian dinikmati sebagai ungkapan syukur.
     Sehari sebelumnya warga bersih kubur di makam dusun gua membersihkan makam para leluhur keluarga dari rerumputan. Kepala Dusun Wirosari Mukholid menjelaskan, tradisi sadranan sudah berlangsung turun temurun sejak dulu kala. Sadranan diselenggarakan sebagai ungkapan rasya syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas  berkah, rejeki dan keselamatan yang telah diberikan selama ini, sehingga warga desa bisa hidup tentram dan sejahtera. Selain itu juga dimaksudkan untuk mengenang arwah para orang tua dan para leluhur yang semasa hidupnya telah berjasa merintis  keberadaan dusun.
     “Tradisi sadranan ini juga dimaksudkan sebagai upaya unuk melestarikan tradisi budaya warisan nenek moyang yang adiluhung. Selain tu juga sebagai wahana mempererat tali silaturahmi antar sesama warga. Bahkan warga yang ada di perantauan menyempatkan pulang kampung ikut nyadran“, ujarnya seraya menambahkan, tradisi sadranan diawali dengan bersih kubur, diteruskan makan bersama nasi ambeng.
     Diutarkan, para warga seusai makan bersama kemudian mengikuti tahlil di makam dusun, mendoakan para arwah leluhur agar bahagia dialam kubur, diampuni dosanya dan diterima amalnya. Seusai tahlil kemudian mendengarkan pengajian yang disampaikan ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Temanggung KH Yakub Mubarok. (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait