Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

TOLERANSI DITEMANGGUNG PATUT DICONTOH

Kamis, 10 Juli 2014 Keagamaan
TEMANGGUNG, Toleransi di Kabupaten Temanggung patut untuk dicontoh daerah lainnya. Keragaman yang ada dapat melebur menjadi satu kesatuan sehingga bisa menjadi sebuah pengelolaan keragaman, hal ini disampaikan Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid Istri Presiden keempat Republik Indonesia, saat menjadi pembicara dalam Pengajian Kebangsaan yang digelar GUSDURian Temanggung di Pendopo Pengayoman, Minggu (6/7).
     Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Temanggung, Drs. Bambang Sukarno, Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Yusuf Chudlori, serta seluruh tokoh agama yang ada didaerah Kabupaten Temanggung.
     Kita lihat dari panitia kegiatan ini saja sudah dipimpin orang Katolik, kita melihat keragaman ini harus dicontoh didaerah lainnya. Ini sangat bagus untuk dikembangkan, papar istri KH. Abdurrahman Wahid.
     Pada kesempatan tersebut, Shinta menjelaskan pentingnya puasa bagi pengendalian diri masyarakat, khususnya umat Islam. Pengendalian diri melalui puasa dapat memberikan dampak positif bagi tingkah laku untuk menghindari tindak ketidakbaikan. Inti dari puasa adalah pengendalian diri untuk menghindari berbuat jahat dan selalu berbuat baik, terangnya.
     Dalam menghadapi Pilpres, seyogyanya inti dari puasa ini juga diterapkan sehingga memilih pemimpin di Indonesia tidak lagi mengedepankan kampanye hitam dan tindak kampanye yang menyalahi aturan. Kita harus menjaga suasana kondusif. Dengan berpuasa yang baik kita dapat melakukan itu, katanya.
     Bupati Temanggung, Bambang Sukarno mengatakan, pihaknya menyambut baik keragaman yang ada di Kabupaten Temanggung. Menurutnya, Pemkab Temanggung berupaya optimal untuk mengembangkan dan menjaga keragaman yang dimiliki. Kita bersama GUSDURian telah melakukan hal yang optimal untuk itu, tandasnya.(Hms14/Paul).

Berita Terkait