Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

MIRAS PEMICU PERKELAHIAN

Selasa, 05 Agustus 2014 Umum
TEMANGGUNG, Minuman keras menjadii pemicu terjadinya perkelahian  oleh karena itu minuman keras yang beredar ditertibkan. Masyarakat diminta menjauhi miras, karena selain membahayakan diri sendiri dampaknya merugikan orang lain.
     Hal itu dikemukakan Kepala Kepolisian Sektor Ngadirejo AKP Marino di kantornya Sabtu (2/8) . Dia mengungkapkan menjelang  Idul Fitri  telah diamankan puluhan botol minuman keras (miras) dan 18.000 petasan dan pada operasi yang digelar malam takbiran hingga H+6 Lebaran kemarin.
     Dikemukakan jajarannya menggiatkan operasi petasan dan minuman keras diselapengamanan Lebaran 1435 untuk menjaga kondusifitas wilayah hukum kecamatan setempat yang telah terjaga baik. Miras dan petasan berdasar pengalaman tahun-tahun sebelumnya menjadi pemicu perkelahian, sehingga kami tertibkan. 
     Dikatakan, petasan atau mercon yang diamankan mencapai 18.000 buah, semuanya ilegal atau tanpa ada ijin produksi dan peredarannya. Petasan itu,disita dari sejumlah pedagang di pasar setempat, diantaranya petasan iprit, petasan merek leo dengan daya ledaknya besar dan petasan doubel tank, yang sangat membahayakan warga.
     Disamping itu petugas juga berhasil mengamankan puluhan botol miras dari berbagai jenis dan merek dari pedagang miras di sekitar pasar Ade Winangun. Namun, untuk para penjual tidak ditahan, mereka hanya menjalani proses penyelidikan saja dan wajib apel ke Polsek Ngadirejo selama satu minggu. (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait