Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

WCC CERMATI KEKERASAN ANAK

Kamis, 28 Agustus 2014 Umum
TEMANGGUNG, Women and Child Crisis Centre (WCC) Temanggung mencermati tindak kekerasan yang dilakukan anak. Hal itu muncul dinataranya dipengaruhi muatan kekerasan yang ditayangkan media massa.
     Ketua Women and Child Crisis Centre (WCC) Temanggung, Supangat MAg di kantornya Selasa (26/8) mengatakan, kenakalan kekerasan selain belajar dari lingkungan terdekatnya, anak juga belajar kekerasan dari pengaruh media massa. Anak tidak bebas dari pengaruh tayangan televisi atau bahan bacaan. Film, sinetron, komik atau game, tidak terhitung yang bermuatan kekerasan. Diungkapkan kisah kepahlawanan seperti Superman atau bahkan film kartun sekadar gambar seperti Tom and Jerry pun tidak luput dari muatan kekerasan. Anak yang melihat tayangan itu menjadi lebih mudah terinveksi virus kekerasan sehingga jangan heran bila anak-anak bukan hanya menjadi korban kekerasan, namun juga bisa menjadi pelaku kekerasan terhadap anak-anak lain.
     Menurutnya lingkungan tempat anak berinteraksi yang dibangun atas dasar kekerasan, dapat memicu kekerasan selanjutnya. Seorang anak yang dididik dengan pukulan, maka ketika dia keluar rumah akan mudah memukul temannya yang tidak seide dengan dia. Dia mengungkapkan, kasus kekerasan terhadap anak (child abuse) di Kabupaten Temanggung tingkat kekerasannya dari tahun ke tahun semakin meningkat secara kualitas. Data WCC Temanggung, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun 2013 sebanyak 87 kasus, terdiri atas 45 perempuan dan 42 anak. Tahun 2014 per Agustus ada 30 Kasus, terdiri atas 18 perempuan dan 12 anak. (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait