Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Seorang Warga Temanggung positif Korona

Sabtu, 28 Maret 2020 Kesehatan

TEMANGGUNG, Seorang warga Temanggung yang pernah menjalani perawatan di RSUD Tidar Kota Magelang dinyatakan positif terjangkit virus corona (COVID-19). Meski positif korona, yang bersangkutan kondisi kesehatannya berangsur membaik sehingga hanya menjalani perawatan karantina di rumah dengan mendapat pemantauan petugas kesehatan.
     Hal itu ditegaskan Bupati Temanggung, M. Al Khadziq disela-sela acara pengarahan tentang kewaspadaan terhadap wabah virus korona kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 se Kecamatan Temanggung sore tadi Jum'at (27/3) di pendopo pengayoman Temanggung.
     Dikemukakan yang bersangkutan  warga Temanggung yang bekerja di RSUD Tidar Magelang sebagai administratur di bagian IGD.
     Menurut dia, riwayat sebelumnya pada 5 Maret 2020 sempat bertemu dengan seorang pasien yang berikutnya pasien itu dinyatakan positif. Lalu pada 13 Maret 2020 yang bersangkutan mulai merasa demam ada keluhan sakit lalu periksa pada 14 Maret 2020.
     "Diambil sampel swab yang pertama negatif dan masih dirawat terus di RSUD Tidar dan pada 19 Maret 2020 diambil sampel swab yang kedua. Tetapi kondisinya semakin membaik, kemudian 24 Maret 2020 kondisinya bertambah membaik dan oleh dokter dibolehkan pulang dengan menandatangani surat karantina mandiri" ujarnya.
     Akan tetapi  pagi tadi  Jum'at (27/3) dari pihak RSUD Tidar Magelang memberitahukan bahwa berdasarkan uji laboratorium yang kedua  yang bersangkutan dinyatakan  positif terjangkit virus korona. Dengan demikian di Temanggung yang tadinya nol sudah pecah telor ada satu orang positif covid-19. Hal menjadi keprihatinan bersama untuk disikapi serius supaya tidak menular kepada warga lain.
     Bupati Al Khadziq menuturkan setelah itu pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung mendatangi rumah yang bersangkutan meminta agar yang bersangkutan mau dirawat kembali di rumah sakit. Akan tetapi dokter di RSUD Tidar menyatakan yang bersangkutan tidak perlu dirawat di rumah sakit, cukup dirawat di rumah dengan menjalani karantina mandiri.
     Berdasarkan rekomendasi dokter di Rumah Sakit Tidar tersebut maka Dinas Kesehatan Temanggung menerapkan disipilin supaya yang bersangkutan dan keluarganya tidak keluar rumah selama masa karantina sampai 6 April 2020 .
     "Kami sebenarnya tadi sudah meng upayakan yang bersangkutan dievakuasi ke RSUD Temanggung disiapkan ruang isolasi juga, tetapi dokter RSUD Tidar menelpon dia tidak perlu dirawat di rumah sakit lagi karena kondisi semakin membaik dan Insaallah sembuh," tandasnya.
     Diutarakan untuk keamanan rumah yang bersangkutan dipantau ketat oleh petugas dan aparat desa. Bahkan untuk mencukupi kebutuhan keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang adiknya warga desa bergotong-royong mencukupi kebutuhan supaya tidak keluar rumah.
     Kepala Bagian Humas Pemkab Temanggung Sumarlinah mengatakan berkait  pengarahan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Desa dan Kelurahan se Kecamatan Temanggung bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam menangani wabah korona sehingga berjalan efektif dan efisien. Tugas Gugus Tugas diantaranya  melakukan karantina kepada pendatang yang masuk diwilayahnya selama 14 hari di rumahnya.Tugaskan Hansip, Karang Taruna, pemuda untuk menjaga rumah tersebut agar yang bersangkutan tidak keluar rumah selama 14 hari.
     "Gugus Tugas melakukan cek kesehatan/suhu tubuh yang bersangkutan selama 14 hari.Untuk keluarga yang kedatangan pendatang dari luar daerah harus mengungsi  selama 14 hari masa karantina " jelasnya sembari menambahkan pengarahan serupa juga dilaksankan di Kecamatan-Kecamatan lainnya.
     Disamping itu untuk tidak merangsang  warga utamanya kalangan anak muda berkumpul nongkrong di malam hari di sudut-sudut kota Temanggung, maka mulai Jum'at malam ini lampu penerangan di sejumlah titik diantaranya alun-alun dimatikan. Hal itu dikandung maksud supaya penyebaran covid-19 bisa dicegah karena tidak terjadi kontak fisik antar perorangan dalam suatu kerumunan.(Hms20/EdyLaks)

 

Berita Terkait