Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

ALAMI KEKERINGAN, TAMAN KOTA DISIRAM

Rabu, 17 September 2014 Umum
TEMANGGUNG, Akibat tidak turun hujan menyebabkan tanaman taman kota yang menghiasi bahu jalan sepanjang dalam kota Kabupaten Temanggung mengalamai kekeringan. Untuk mengatasi layu dan matinya tanaman, Pemkab Temanggung menerjunkan tim dari DPU Temanggung dan BPBD setempat untuk melakukan penyiraman.
     Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Agus Widodo di kantornya  Selasa (16/9) mengatakan pihaknya selain akan melakukan penanganan kekeringan dengan program dropping air di wilayah kekeringan juga membantu DPU dalam penanganan kekeringan dalam kota, focus untuk penyiraman tanaman hias yang berada di bahu jalan agar tidak kering dan mati.
     Anggaran untuk penyemprotan tanaman yang merindangi kota di lereng Sindoro-Sumbing ini diluar anggaran yang dikhususkan untuk dropping air bersih ke desa-desa. Untuk dropping air bersih, pihaknya telah menyediakan anggaran sebanyak 400 tangki yang akan didistribusikan secara kontinyu kepada masyarakat. “Sudah dua dusun yang mengajukan,” tambahnya.
     Sementara itu, Sumedi, 40, warga kota Temanggung mengatakan, dengan disiraminya tanaman secara rutin, maka akan menghindari tanaman hias yang layu dan mati. Padahal, tanaman tersebut sangat membuat jalanan di dalam kota terlihat asri dan nyaman untuk dilewati.Ia mengatakan, untuk menghindari tanaman hias yang mati, ia bersama warga lainnya biasanya juga turut membantu dengan menyiram tanaman yang ada di tepi jalan depan rumahnya. Ia mengatakan, dengan hal tersebut, maka tanaman yang sebelumnya hampir mati dapat kembali tumbuh tunas.
     Selain tanaman hias yang menjadi penghubung antar pohon perindang jalan, musim kemarau juga menyebabkan tanaman perindang jalan menggugurkan daunnya. Hal tersebut cukup membahayakan pengguna jalan apabila tidak berhati-hati.(Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait