Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

WABUP IRAWAN PRASETYADI MENGAJAR : PELAJAR DIMINTA JAUHI NARKOBA SUPAYA SUKSES

Rabu, 17 September 2014 Umum
TEMANGGUNG, Pemerintah Kabupaten Temanggung menaruh perhatian serius terhadap penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang yang berkembang di masyarakat. Oleh karena itu, kepada kalangan pelajar diminta untuk menjauhi narkoba supaya sukses di sekolah dan memiliki masa depan yang gemilang.
     Demikian dikemukakan Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi yang sekaligus sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dalam acara  penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba di SMA PGRI Temanggung Selasa (16/9). Acara penyuluhan dihadiri Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Istantiono, Kepala Sekolah SMA PGRI beserta staf guru dan diikuti para  siswa  kelas 1, 2 dan 3.
     Dikatakan, permasalahan narkoba dan AIDS mengundang keprihatinan bersama  untuk diilakukan langkah konkret agar tidak semakin meluas. Oleh karena itu Pemkab Temanggung berupaya keras melakukan pencegahan dengan melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah. Kepada para pelajar ditekankan jangan sekali-kali mencoba mengkonsumsi narkoba karena tidak ada untungnya, justru merugikan baik untuk masa kini maupun masa yang akan datang. Oleh karena itu, para pelajar hendaknya konsentrasi penuh dalam belajar dilandasi doa, usaha, ikhtiar dan tawakal agar sukses meraih cita-cita.
     Menurutnya segala sesuatu kegiatan utamanya dalam belajar harus diawali dengan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang tulus dan iklas ditindak lanjuti dengan usaha dan ikhtiar yang maksimal. Selain itu harus tawakal yakni menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya termasuk didalamnya tidak mengkonsumsi narkoba.  
     Kunci sukses yakni harus bermodalkan DUIT yaitu Doa, Usaha, Ikhtiar dan Tawakal  niscaya para pelajar bisa meraih prestasi tinggi di sekolah dan sukses menggapai cita-cita, pintanya sembari menambahkan pelajar mesti hindari kenakalan, sex bebas dan narkoba supaya tidak gagal meraih cita-cita.
     Kepala Badan Narkotika Nasional,  Istantiono, S.Sos menjelaskan,  penyuluhan  bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Kasus Penyalahgunaan Narkoba terus meningkat, bahkan sasaran sudah merambah sampai desa-desa yang menyerang pada genersai muda. Temanggung tidak lagi menjadi sub penyalur namun telah menjadi penyalur barang-barang haram itu dengan konsumen terbesar kalangan generasi muda. Oleh karena itu, melalui penyuluhan diharapkan menciptakan pelajar/remaja yang cerdas, beriman, berkualitas dan mampu menjadi pemimpin  bangsa yang bijaksana  serta bebas narkoba.
     Sesuai ketentuan Undang-Undang No : 35 Tahun 2009 pasal 116 pasal 1 disebutkan setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menggunakan narkotika golongan I terhadap orang lain atau memberikan narkotika golongan I untuk digunakan orang lain, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan pidana denda paling sedikit satu miliar rupiah dan paling banyak sepuluh miliar rupiah, ujarnya. (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait