Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

DEBIT AIR MENYUSUT HINGGA 20 PERSEN.

Rabu, 01 Oktober 2014 Umum
TEMANGGUNG, Akibat musim kemarau tahun ini menyebabkan debet air yang dimiliki PDAM semakin menipis hingga kisaran 20 persen. Akibatnya, pasokan air ke rumah-rumah warga pelanggan mengalami penurunan bahkan acapkali tidak lancar.
     Kepala Bagian Tata Guna PDAM Tirto Agung Temanggung, Tri Joko, di kantornya Selasa  (30/9) mengatakan, prosentase debet air yang dimiliki PDAM di empat mata air yang besar berkurang total hingga 20 persen. Hal ini menyebabkan banyaknya saluran air pelanggan yang tersendat atau terpaksa dimatikan untuk membagi rata debet air yang dimiliki kepada seluruh pelanggan. Sehubungan hal itu pihaknya harus mengatur agar air yang sedikit itu dapat didistribusikan lebih merata.
     Ia mengatakan, dari empat mata air yang dimiliki oleh PDAM, satu unit diantaranya tidak dapat dioperasikan lantaran rusak setelah diterpa banjir bandang beberapa waktu lalu. Hal ini menyebabkan penurunan drastic sumber air. “Yang rusak itu di Kruwisan, Kledung. Disana sampai 15 liter perdetik. Satu liter itu untuk 80 pelanggan, artinya mata air disana bisa dipakai untuk 1.200 lebih pelanggan,” terangnya.
     Selain itu, alasan berkurangnya debet air adalah tingginya konsumsi untuk kepentingan dropping air ke zona kekeringan. Dropping air bersih mengambil dari sumber mata air PDAM. Dalam satu hari, pengambilan mencapai 12 tangki dengan kapasitas rata-rata 5.000 liter pertangki. Pihaknya berharap warga desa yang memiliki sumber mata air yang cukup besar dapat dibebaskan untuk dikelola demi kepentingan bersama masyarakat Kabupaten Temanggung. Saat ini, PDAM tengah memeprluas area layanan ke Kecamatan Kandangan dan Kecamatan Kaloran sehingga membutuhkan tambahan debet air dari mata air. (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait