Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

KEMARAU BERAKHIR OKTOBER

Rabu, 08 Oktober 2014 Bencana
TEMANGGUNG, Musim kemarau yang melanda Temanggung Kabupaten Temanggung diprediksi akan berakhir pada akhir Oktober. Dengan berkahirnya kemarau akan mengurangi dampak kekeringan yang mulai meluas, sehingga sumber-sumber air yang mati akan kembali hidup.
     Kasi Logistik dan Penanganan Darurat Bencana, BPBD Temanggung, Eko Suprapto di kantornya Rabu (8/10) mengatakan, prediksi berdasarkan ramalan cuaca kemarau berakhir pada akhir Oktober. Namun demikian melihat prediksi cuaca sampai Oktober masih akan kemarau.Ia mengatakan, hujan yang akan mengguyur wilayah lereng Gunung Sindoro, Sumbing dan Prau akan dapat menghapus dampak kekeringan yang kini terjadi di enam kecamatan di Kabupaten Temanggung.
     Dikemukakan, di Kabupaten Temanggung merupakan wilayah ekstrim dimana apabila pada musim hujan sebagian daerahnya mengalami dampak banjir dan tanah longsor, sementara pada musim kemarau rawan kekeringan pada titik lainnya. Sehubungan hal itu sudah memetakan daerah kekeringan, daerah rawan longsor dan daerah banjir.
     Terkait dengan bencana kekeringan hingga saat ini sejumlah dusun masih dilakukan pengedropan air. Dusun tersebut meliputi Dusun Jagang Desa Kalimanggis Kecamatan Kaloran, Tambakboyo Desa Klepu Kecamatan Pringsurat. Kemudian, delapan dusun di Kecamatan Kandangan, yaitu Kelingan Desa Caruban, Dringo, Rowo Rejosari, Karto margomulyo, Kedopokan, dan Dusun Karangtengah Desa Tlogopucang.Kiriman bantuan air dilakukan sejak 9 September 2014 setelah warga mengajukan bantuan air melalui camat masing-masing. (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait