Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

WARGA KARANGSARI GIYANTI BANTU AIR BERSIH

Kamis, 23 Oktober 2014 Sosial
TEMANGGUNG, Warga masayarakat RW V lingkungan Karangsari Giyanti Sabtu (18/10) mengadakan bakti sosial  membantu  tiga  tangki air bersih untuk warga Dusun Peniten Desa Tepusen Kecamatan Kaloran. Hal itu dilakukan sebagai wujud kepedulian guna membantu meringankan kebutuhan akan air bersih bagi warga yang mengalami kekeringan.
     Salah seorang pengurus RW, Witarso Saptono Putro mengatakan bantuan air bersih diberikan karena wilayah tersebut mengalami kesulitan air yang cukup parah sejak 3 bulan lalu. Meski sudah hujan dua kali namun sebagian sumur warga masih mengering, Kalupun ada yang sudah mengeluarkan air tapi airnya keruh. Kondisi tersebut membuat  warga terpaksa memanfaatkan sungai untuk mandi dan cuci.
     Pengedropan air bersih di dusun Peniten sebanyak tiga tanki ukuran 5000 liter. Bantuan ini ujarnya murni inisiatif warga yang merasa tidak tega melihat kesulitan warga dusun Peniten yang sulit mendapatkan air akibat kekeringan. Warga urunan secara suka rela, kemudian setelah terkumpul digunakan untuk biaya pengedropan air, ujarnya.
     Menurutnya, jika musim kemarau mendatangkan berkah bagi para petani dan pedagang tembakau karena tembakaunya laku dengan harga tinggi. Namun hal itu ironis sekali bagi warga yang tinggal di daerah rawan kekeringan, akibat kemarau  sulit mendapatkan air bersih.  Oleh karena itu, untuk mengetuk hati para petani dan pedagang tembakau yang mendapatkan rejeki lebih, sudilah kiranya menyisihkan sebagian rejekinya untuk membantu warga yang kesulitan air.
     Seorang warga Sukinem (63), menuturkan kesulitan air terparah dirasakan tahun ini, sebab tahun-tahun sebelumnya meskipun musim kemarau warga masih dapat memanfaatkan air sumur. Kesulitan air bersih yang dialami warga berlangsung sejak bulan Juli 2014 lalu. Karenanya, dengan adanya bantuan air dari warga Karangsari Giyanti dirasakan sangat membantu dalam mencukupi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.
     Sementara itu Meski sudah turun hujan beberapa kali, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung akan terus mengirimkan dropping air di zona kekeringan. Pada akhir musim kemarau ini, luasan daerah kekeringan semakin bertambah.
     Kepala Seksi Logistik dan Kedaruratan BPBD Temanggung, Eko Suprapto di kantornya Senin (20/10) mengatakan, sudah 35 dusun yang dilanda kekeringan. Jumlah ini terus bertambah dari sebelumnya hanya 29 dusun. Penanganan terhadap wilayah kekeringan dilakukan dengan pengiriman sebanyak 10-15 tangki setiap hari ke wilayah terdampak. Pengiriman sendiri dilakukan antara dua sampai tiga kali shift setiap harinya. Ia menjelaskan, pengiriman sendiri dilakukan dengan menggunakan lima armada yang masing-masing milik BPBD, PMI, PDAM dan DPU.
     Saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada warga RW V Karangsari Giyanti yang telah membantu air bagi warga Peniten. Hal ini dinilai membantu meringankan beban tugas BPBD yang kemampuannya terbatas, ujarnya. (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait