Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PENGURUS PAC GP ANSOR PARAKAN DILANTIK

Kamis, 23 Oktober 2014 Umum
TEMANGGUNG, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Temanggung melantik pengurus PAC GP Ansor Parakan masa khidmah 2014-2014, bertempat di Balai Desa Nglondong Parakan, Minggu (19/10). Para pengurus dilantik oleh Ketua GP Ansor Yami Blumut ditandai dengan pengucapan janji/baiat oleh pengurus disaksikan pejabat terkait.
     Pengurus yang dilantik yakni Ketua Muchamad Nur Fathoni, S.Pd.I, dibantu 3 Wakil Ketua Muhtadin, S.Ag, Muh Zaidi, S.Pd.I,  Solichin.  sholihin ditetapkan sebagai Kepala Satkoryon Banser Parakan menggantikan Hikmatus Saadlon. Sekretaris Ahmad Choirurriza Umam dengan dibantu wakil Sekretaris Muhammad Fatih, S.Pd.I dan Munhamir, sedangkan bendahara Salamun Ahsan, S.Pd.I ,wakil Bendahara Masykur dan Lukman Ali A.Md. Dengan dilakukan pelantikan pengurus tersebut, maka PAC Parakan akan mempunyai kesempatan untuk mengikuti Konfernsi cabang GP Ansor Temanggung yang akan dilaksanakan  pada akhir tahun ini.
     Dalam sambutannya  Ketua PC GP Ansor Yami Blumut mengatakan  kota Parakan selama ini telah menjadi kiblat dari perjalanan dan perkembangan NU Temanggung, sebagai kota perjuangan, pusat perdagangan tembakau, dan juga sebagai pusat santri. Akan tetapi sesuai perkembangan sosial dan industri telah memaksa Parakan menjadi masyarakat kota, dengan dibuktikan menjadi pertumbuhan pabrik. Perubahan ini membawa dampak negatif hilangnya tradisi keagamaan yang berkiblat pada ajaran islam Ahlusunnah wal jamaah. Kader muda Ansor dan Banser di kota Parakan semakin berkurang dan meninggalkan kader tua.
     “Tidak heran maka penyakit sosial seperti narkoba, miras, AIDs dan PSK juga sudah merambah Parakan dan sekitarnya. Karena kota parakan berada di pertemuan jalur Kendal, Wonosobo dan Magelang, serta berada pada jalur Semarang, Jogja, Solo ke Purwokerto,” ujarnya
     Menurutnya berbagai masalah sosial tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab segenap pengurus dengan kegiatan untuk menguatkan struktur organisasi sampai ranting, melaksanakan internalisasi aswaja dan tradisi misalnya melalui rijalul ansor, melakukan kaderisasi PKD dan Diklatsar, pengembangan ekonomi dan kegiatan produktif lainnya. (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait